BolaSkor.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, memastikan lanjutan Liga 1 2020 akan berpusat di Jawa. Pertimbangan utama adalah demi meminimalisir penggunan transportasi udara.

Menurutnya, penerbangan akan membuat tim tidak efektif karena harus mengurusi banyak hal di tengah situasi new normal pandemi Virus Corona (COVID-19). Lalu kemungkinan besar bisa terkena Virus Corona.

"Tidak ada opsi di luar Jawa. Penerbangan akan membuat persiapan tim menjadi lebih banyak. Misalnya saja, saat pandemi ini penumpang harus tiba di bandara empat jam sebelum terbang. Mereka juga harus menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat," tutur Akhmad, dikutip dari Antara.

"Nanti saat tiba di bandara tujuan, mereka harus diperiksa lagi. Pemeriksaan berlanjut ketika sampai di tempat menginap, kemudian di tempat latihan. Jadi, terlalu rumit," tambahnya.

Baca Juga:

PT LIB Belum Bisa Pastikan Kenaikan Subsisi Klub Liga 1 dan Liga 2

PT LIB Sebut Lanjutan Liga 1 dan Liga 2 Kemungkinan Besar Digelar Tanpa Penonton

Meski begitu, Akhmad belum memastikan lanjutan Liga 1 bakal berpusat di daerah Jawa mana. Termasuk Yogyakarta yang direncanakan Ketum PSSI, Mochamad Iriawan sebagai markas tim-tim luar Pulau Jawa.

"Itu akan masuk dalam perbincangan lagi dengan klub. Ada kemungkinan bergeser dari Yogyakarta karena permintaan klub," tutur dia.

Sebelumnya, PSSI menegeluarkan Surat Keputusan (SK) terbaru yang ditandatangani Iriawan dengan nomor SKEP/53/VI/2020. SK itu memutuskan lanjutan kompetisi digelar pada bulan Oktober mendatang.

Dalam SK juga tercantum beberapa rencana mengenai kontrak pemain, pelatih, dan staf klub. 50 persen untuk Liga 1 dan 60 persen atau minimal setara Upah Minimum Regional (UMR) untuk Liga 2.

Namun dalam SK tersebut belum mengatur jadwal kick-off, regulasi, hingga format kompetisi setelah berlanjut menghadapi situasi new normal pandemi Virus Corona (COVID-19).