BolaSkor.com - Saga transfer Kylian Mbappe kembali memanas. Kali ini Paris Saint-Germain (PSG) selaku pemilik menuduh Real Madrid melakukan pendekatan ilegal.

Bukan rahasia lagi kalau Madrid dan Mbappe saling mengagumi. Kedua pihak bahkan berusaha untuk bersatu pada musim panas lalu.

Usaha Mbappe ditunjukkan dengan menolak perpanjangan kontrak dari PSG. Sementara Madrid telah melepaskan tawaran fantastis untuk meyakinkan Les Parisiens.

Baca Juga:

Cara Terbaik Kylian Mbappe Berpisah dengan PSG

Sang Ibu Bocorkan Masa Depan Kylian Mbappe

PSG Mulai Kebakaran Jenggot dengan Cara Madrid Dekati Mbappe

Kylian Mbappe

Namun PSG ngotot mempertahankan Mbappe. Rakasa Prancis itu tak peduli meski terancam kehilangan sang pemain secara gratis tahun depan.

PSG sempat optimis mampu meyakinkan Mbappe untuk berubah pikiran. Namun hingga saat ini, pemain berusia 22 tahun itu tetap pada pendiriannya untuk menolak menambah masa baktinya.

PSG menganggap sikap Mbappe itu ada hubungannya dengan Madrid. Leonardo selaku direktur olahraga curiga Los Blancos sudah membujuk mantan pemain AS Monaco itu untuk pindah ke Spanyol dengan status bebas transfer.

“Real Madrid menyangkalnya, tapi saya piki mereka telah mencoba untuk mengontrak Mbappe (dengan status bebas transfer). Mereka telah berbicara secara terbuka tentang Mbappe selama dua tahun dan itu harus dihukum," kata Leonardo kepada La Gazzetta dello Sport.

Berkomunikasi dengan pemain yang terikat kontrak dengan klub lain memang merupakan tindakan yang dilarang. Andai terbukti, Madrid bisa dijatuhi hukuman.

Namun tuduhan Leonardo tersebut sulit dibuktikan di mata hukum. Kecuali ada pertemuan antara Madrid dan Mbappe secara langsung seperti kasus Jose Mourinho dan Ashley Cole beberapa tahun lalu.

“Saya melihatnya tindakan mereka tidak sopan terhadap Mbappe. Dia bukan hanya pemain lain, dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia," tambahnya.

"Pelatih, dewan, para pemain Real Madrid telah berbicara tentang Kylian. Saya pikir itu adalah bagian dari rencana mereka."

Tuduhan Leonardo itu bisa menjadi pertanda rasa frustrasi PSG untuk memperpanjang kontrak Mbappe. Mereka memang diburu waktu.

Mbappe akan diizinkan berkomunikasi dengan klub lain pada Januari lain. Itu karena kontraknya hanya tersisa kurang dari enam bulan.

Momen itu diyakini akan dimanfaatkan Madrid untuk menyodorkan perjanjian pra kontrak. Andai terwujud, PSG tidak akan mampu lagi menghalangi kepergian salah satu aset terbaiknya.