BolaSkor.com - Tottenham Hotspur tak jua meraih kemenangan di lima laga terakhir di seluruh kompetisi. Teranyar pada pekan 29 Premier League Spurs bermain imbang 1-1 kontra Burnley. Di laga itu gelandang Spurs, Dele Alli, mencetak gol ke-50 di Premier League.

Sempat tertinggal dari gol Chris Wood (13'), Spurs membalasnya di menit 50 dari penalti yang diambil Dele Alli. Spurs berbagi satu poin dengan Burnley dan saat ini di urutan delapan klasemen dengan raihan 41 poin.

Hasil imbang itu membuat para pemain Spurs frustrasi karena gagal meraih kemenangan untuk kelima kali beruntun. Hal itu diakui oleh Dele Alli.

Baca Juga:

Ribut dengan Fans, Eric Dier Dapat Kritik dari Mourinho

Demi Perkembangan Karier, Harry Kane Disarankan Gabung Barcelona

Dele Alli

"Ada banyak sikap agresif (di ruang ganti pemain Spurs). Kami tahu tak cukup bagus di babak pertama. Kami tahu betapa krusialnya bagian musim ini dan terus kehilangan poin sangat mengecewakan," tutur Alli kepada Sky Sports.

"Jadi saya yakin Anda sudah tahu apa yang terjadi di paruh pertama, ruang ganti pemain menjadi panas. Tapi kami bermain di babak kedua lebih baik dan mungkin seharusnya bisa memenangi laga ini," urai mantan pemain MK Dons itu.

Performa Spurs asuhan Jose Mourinho masih inkonsisten. Tapi setidaknya gol Alli itu memunculkan rekor dan menjadi 'oase di tengah gurun'. Gol ke-50 Dele Alli di Premier League memunculkan beberapa rekor.

Menurut Squawka, pemain berusia 23 tahun itu menjadi pemain Spurs ketujuh yang sudah mencetak 50 gol di Premier League setelah Harry Kane, Teddy Sheringham, Jermain Defoe, Robbie Keane, Christian Eriksen, dan Son Heung-min.

Dele Alli juga menjadi pemain termuda Inggris yang mencapai 50 gol Premier League pada usia 23 tahun. Di bawah Alli ada Frank Lampard dan David Beckham, 26 tahun, serta Paul Scholes dan Steven Gerrard, 27 tahun.

Mengingat usianya yang masih relatif muda, torehan 50 gol dan 33 assists dari 153 penampilan bersama Tottenham milik Dele Alli masih bisa bertambah lagi. Alli kini hanya harus konsisten menjaga performa agar dipanggil Gareth Southgate ke timnas Inggris untuk Piala Eropa 2020.