BolaSkor.com - Proses pemilihan presiden baru Barcelona periode 202-2026 baru saja selesai dilaksanakan. Hasilnya, Joan Laporta kembali terpilih memimpin Blaugrana.

Laporta total meraup 54,28 persen suara. Ia mengungguli Victor Font yang hanya mampu mengumpulkan 29,99 persen suara serta Antoni Freixa yang hanya meraih 8,58 persen suara.

Hasil ini tidak terlalu mengejutkan mengingat Laporta memang menjadi unggulan untuk mengisi jabatan tersebut. Indikatornya tentu suara dukungan terbanyak yang diraihnya sebagai syarat mendaftarkan diri menjadi calon presiden.

Baca Juga:

5 Fakta Menarik Terkait Pemilihan Presiden Barcelona 2021-2026

6 Pemuda dengan Potensi Jadi Tulang Punggung Barcelona di Masa Depan

Satu Trofi yang Tak Bisa Diraih Messi bersama Barcelona

Ini menjadi kali kedua Laporta memimpin Barcelona. Sebelumnya ia juga mengemban jabatan presiden klub pada periode 2003 hingga 2010.

“Ini adalah pemilu paling penting dalam sejarah FC Barcelona," kata Laporta dilansir dari Goal.

Bersama Laporta, para suporter Barcelona pantas berharap lebih. Pria berusia 58 tahun itu memang punya rekam jejak membawa El Barca ke era kejayaan.

Misi pertahankan Messi

Sejumlah pekerjaan rumah sudah menanti Laporta usai terpilih sebagai presiden baru Barcelona. Salah satu yang paling mendesak tentu terkait masa depan Lionel Messi.

Dalam kampanyenya, Laporta memang berjanji akan membujuk Messi agar mau menambah masa baktinya di Barcelona. Kontrak La Pulga akan habis pada akhir musim nanti.

Selain itu, Laporta juga harus segera mencari solusi dari tagihan utang Barcelona yang menggunung dan segera jatuh tempo. Dua hal ini akan sangat krusial untuk menjadi tolak ukur kesuksesannya dalam menjalankan tugas sebagai presiden.