BolaSkor.com - Romelu Lukaku hanya butuh waktu sekejap untuk mencuri hati pendukung Inter Milan. Ketajamannya di lapangan membuat laju Nerazzurri sulit ditahan. Kini, Lukaku adalah raksasa yang mengguncang sepak bola Italia.

Pada musim 2018-2019, Romelu Lukaku kerap dijadikan kambing hitam ketika Manchester United menuai hasil mengecewakan. Kemampuan Lukaku dalam mencetak gol pun ikut dipertanyakan. Selain itu, tak sedikit yang mencela sentuhan pertama sang pemain.

Romelu Lukaku hanya mengemas 15 gol plus empat assist dalam 45 pertandingan pada musim itu. Padahal, satu kalender kompetisi sebelumnya, Lukaku bisa mendulang 27 gol dan sembilan assist.

Baca Juga:

Inter Milan Dapat Sinyal Positif dari Christian Eriksen

Hasil 16 Besar Coppa Italia: Inter Milan dan Lazio Pesta Gol

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku yang sudah tidak kerasan pun memutuskan pergi. Meski sempat ditahan, namun sang pemain tetap menginginkan perpisahan.

"Mereka selalu mencari kambing hitam. Itu adalah Paul Pogba, saya, atau Alexis Sanchez. Selalu saja tiga di antara itu," jelas Lukaku kepada LightHarted Podcast.

"Saya menilai, ada banyak hal yang sudah dikatakan dan saya tidak merasa mendapat perlindungan. Ada banyak rumor saya akan pergi ke sana, mereka tidak menginginkan Lukaku, dan tidak ada satu pun pihak Man United yang menghentikannya."

"Itu terjadi selama tiga hingga empat pekan. Saya menunggu seseorang untuk menghentikannya, namun tidak ada yang terjadi," terang Lukaku.

Kepindahan Lukaku ke Inter Milan pun bukannya tanpa halangan. Ketika itu, harga menjadi batu sandungan. Apalagi, Juventus juga mencoba mengganggu.

Pada akhirnya, kedua pihak sepakat dengan nilai transfer 65 juta euro disertai bonus yang bisa mencapai 10 juta euro. Meski terbilang mahal untuk striker yang melempem pada musim terakhir, namun Inter tetap membungkus Lukaku untuk dibawa ke Giuseppe Meazza.

Pada perkenalan Lukaku ke publik, Inter membuat video unik dengan menjadikan Lukaku raksasa. Ketika Lukaku berjalan, kantor Inter Milan bergetar.

Ide tersebut memang tepat. Sebab, Lukaku adalah pemain bertubuh besar yakni 190 sentimeter. Tak heran, postur tubuh menjadi kelebihan Lukaku dalam mempertahankan bola atau berduel di udara.