BolaSkor.com - Jangan tunjukkan angka statistik kepada manajer Crystal Palace Roy Hodgson. Manajer berusia 73 tahun itu menegaskan akan mempertahankan gaya bermain timnya meski buruk dari sisi statistik.

Saat ini Hodgson mendapat kritik dari fans Palace yang kecewa melihat permainan yang ditampilkan tim kesayangan mereka. Para pemain disebut tampil sekadarnya dan tanpa ambisi.

Saat menang 2-1 atas Brighton, Palace sepertinya sudah puas dengan hasil imbang sebelum pemain pengganti Christian Benteke membuat gol di ujung laga.

Baca Juga:

Chelsea Mundur, MU dan Liverpool Hubungi Agen Pemain West Ham

Profil Shola Shoretire: Titisan Jay-Jay Okocha yang Setia dengan Manchester United

Pesan Manis Solskjaer untuk Calon Bintang Man United, Shola Shoretire

Dalam laga tersebut, The Eagles hanya memiliki dua kesempatan di kotak penalti Brighton, semua berhasil menjadi gol. Sementara Brighton tampil dominan dengan melepas 25 tembakan ke arah gawang dan penguasaan bola hingga 75 persen.

"Kami selalu terpaku pada angka statistik akhir-akhir ini. Padahal pertandingan itu ditentukan oleh gol. Gol merupakan pertanyaan tentang seberapa baik Anda mengambil peluang dan mengecilkan peluang mereka," kata Hodgson dilansir SkySports.

"Permainan bukan tentang berapa sentuhan di kotak penalti lawan, bukan? Permainan ini tujuannya cetak gol."

"Sangat penting diingat bahwa hasil ditentukan oleh gol yang Anda antau lawan cetak. Saya tidak akan puas ketika kami kalah sementara kami memiliki lebih banyak tendangan sudut atau sentuhan di kotak penalti mereka."

Dalam kesempatan yang sama, pelatih yang pernah menangani Inter Milan dan Liverpool itu menolak anggapan pasukannya tampil seadanya.

"Saya pikir kami sudah bekerja sangat keras untuk mencetak gol dan tidak kemasukan gol," kata Hodgson.

"Oke, mereka lebih banyak menguasai bola, itu pasti. Mereka lebih banyak memainkan bola di area kami. Mereka lebih memiliki kualitas."

"Pada akhirnya statistik yang diperhitungkan adalah gol masuk dan gol kemasukan," tutur dia lagi.