BolaSkor.com - Situasi penyerang sayap berusia 29 tahun, Gareth Bale, benar-benar memusingkan Real Madrid jelang bursa transfer musim panas 2019. Dilema besar dirasakan Los Blancos karena kekukuhan mantan pemain Tottenham Hotspur tersebut.

"Saya tidak yakin Zidane menginginkannya (Bale) untuk bertahan, tapi saat ini Gareth ingin bertahan. Dia punya kontrak dan akan senang hati mengakhirinya hingga 2022," tutur Jonathan Barnett, agen Bale beberapa waktu lalu.

Bale ingin bertahan dan coba menyelesaikan kontraknya hingga 2022. Sementara itu, dua pihak dari Madrid, Zinedine Zidane, pelatih Madrid, disinyalir tak lagi memasukkannya ke dalam rencana bermain untuk musim depan.

Hal itu bisa dilihat dari absennya Bale pada pekan 37 LaLiga melawan Real Sociedad, padahal Bale tidak sedang cedera atau terkena akumulasi kartu. Bahkan, Zidane enggan menanggapi komentar Barnett ketika berbicara kepada media.

Baca Juga:

Kedatangan Eden Hazard ke Real Madrid Bergantung Nasib Masa Depan Gareth Bale

Agen Tegaskan Komitmen Gareth Bale di Real Madrid

3 Pemain Murah yang Bisa Meningkatkan Kualitas Manchester United

Gareth Bale

"Tidak, saya tak ingin menjawab (komentar agen Bale), saya pelatih Real Madrid dan dia melakukan pekerjaannya. Saya harus memikirkan pertandingan, bermain baik, itu yang mengkhawatirkan saya," tegas Zidane, dikutip dari Marca.

"Apakah saya berbicara kepadanya? Mungkin tidak atau mungkin ya; dengan para pemain saya berbicara mengenai hal-hal lainnya, tidak hanya masa depan."

Selain tidak masuk rencana bermain Zidane, jajaran direksi El Real juga ingin mendapatkan uang dari hasil penjualan produk akademi Southampton tersebut. Bale setidaknya memiliki harga 63 juta poundsterling (dari taksiran harga di Transfermarkt).

Kendati demikian, tidak mudah bagi Madrid menjualnya karena Bale masih memiliki hasrat bertahan dengan klub yang sudah diperkuatnya dari tahun 2013 itu. Meskipun dia juga tidak lagi masuk rencana bermain Zidane.

Madrid sudah cukup sabar menghadapi Bale musim ini setelah megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, hengkang ke Juventus. Namun, Bale tampil tidak sesuai dengan ekspektasi karena inkonsisten bermain dan kerapkali dirundung cedera.

Bale disinyalir juga sudah tidak lagi nyaman bermain dengan Madrid karena sikap fans kepadanya. Fans Madrid tidak terlalu menyukainya karena Bale tidak bermain konsisten plus cenderung 'egois' dengan tidak mempelajari bahasa Spanyol, meski telah berada di Spanyol selama enam tahun.

Pengemas 75 caps dan 31 gol dengan timnas Wales disinyalir khawatir jika pergi meninggalkan Madrid maka ia tidak akan meraih trofi lagi dengan klub lainnya.

Maklum, Bale telah meraih satu titel LaLiga, copa del Rey, Piala Super Spanyol, dan empat titel Liga Champions dengan Madrid. Ditambah dengan gaji besar yang diterimanya di sana, cukup sulit bagi Bale hengkang ke klub lain.