BolaSkor.com - Manchester United dikabarkan Mirror tetap akan menggaji karyawan secara penuh di tengah pandemi virus corona. The Red Devils akan menghindari skema cuti bersama yang secara kontroversial dilakukan Liverpool dan Tottenham Hotspur.

Klub-klub Premier League mulai menghitung ulang anggaran setelah pandemi virus corona yang membuat kompetisi tidak bisa bergulir. Sebagian besar klub dihadapkan dengan situasi sulit karena sumber pemasukan berkurang.

Baca Juga:

Liverpool Serius Kejar Bintang Lille, Boubakary Soumare

Marcos Llorente Kenang Malam Istimewa di Anfield dengan Cara Unik

Pandemi Virus Corona Bikin Liverpool Hentikan Negosiasi Rekrut Timo Werner

Liverpool dan Tottenham menjadi sorotan setelah menjadi dua di antara lima anggota Premier League uang berencana memecat karyawan yang tidak bisa bekerja karena pandemi virus corona. Skema yang diambil akan melihat pekerja membayar hingga 80 persen gaji menggunakan uang tunai pembayaran pajak.

Jalan yang sama juga diambil Newcastle, Norwich, dan Bournemouth. Mereka akan menggunakan uang pembayar pajak.

Mirror melaporkan, Manchester United tidak akan menggunakan cara tersebut. The Red Devils tetap akan membayar karyawan secara penuh dan mencari peluang bagi mereka untuk menjadi sukarelawan untuk membantu memerangi penyebaran virus corona.

Dengan demikian, Manchester United menyamai cara yang dilakukan Manchester City untuk memerangi krisis. The Citizens memastikan setiap karyawan tetap akan mendapatkan gaji secara penuh.

"Kami dapat mengonfirmasi, setelah keputusan kedua dan dewan pekan lalu, bahwa Manchester City tidak akan memanfaatkan skema retensi pekerjaan virus corona dari pemerintah Inggris," jelas Manchester City.

"Kami bertekad melindungi orang-orang, pekerjaan mereka, dan bisnis. Sementara itu, pada saat yang sama, kami akan mendukung komunitas yang lebih luas pada waktu yang paling menantang untuk semua orang ini."

Manchester United berada pada posisi kelima klasemen sementara. Ole Gunnar Solskjaer dan anak buahnya terpaut tiga poin dari Chelsea yang bercokol pada peringkat keempat.