BolaSkor.com - Arsenal menghabiskan kurang lebihnya 145 juta poundsterling di bursa transfer musim panas 2021. Pemain anyar yang datang direkrut pada deadline yaitu bek asal Jepang, Takehiro Tomiyasu.

Tomiyasu (22 tahun) direkrut dari Bologna sebesar 20 juta euro plus bonus tiga juta. Bek timnas Jepang punya kemampuan serba bisa karena dapat bermain sebagai full-back hingga bek tengah. Itulah yang disukai Mikel Arteta darinya.

“Kami sudah lama memantaunya (Tomiyasu). Kami membutuhkan bek sayap serbaguna, bisa bermain sebagai bek tengah, bisa bermain dalam tiga bek, Tomi memiliki kapasitas ini,” papar Arteta seperti dilansir Football-Italia.

“Dia berusia 22 tahun tetapi dia memiliki pengalaman yang sangat bagus di Serie A dan di level internasional dan dengan kualitas yang kami cari," tambah pelatih asal Spanyol itu.

Baca Juga:

Fenomena di London Utara: Tottenham Nomor Satu, Arsenal di Dasar Klasemen

5 Fakta Mengenai Takehiro Tomiyasu, Bek Jepang Baru Milik Arsenal

4 Hal yang Bisa Diberikan Takehiro Tomiyasu untuk Arsenal

Tomiyasu menjadi rekrutan anyar Arsenal setelah Ben White, Albert Sambi Lokonga, Nuno Tavares, Aaron Ramsdale, dan Martin Odegaard. Tomiyasu juga menjadi pemain keempat dari Jepang yang bermain di Arsenal, siapa saja sebelumnya?

1. Junichi Inamoto

Pemain Asia pertama yang bermain di Premier League. Arsenal meminjamnya untuk musim 2001-2002 dari Gamba Osaka. Arsenal dilatih Arsene Wenger, manajer yang pernah melatih Nagoya Grampus sebelumnya.

Alhasil Wenger disinyalir sudah paham bagaimana karakteristik bermain pemain dari Asia, khususnya Jepang. Sayang karier Junichi Inamoto tak berjalan baik di Arsenal. Inamoto tak pernah sekali pun bermain di kompetisi resmi dan kembali ke Gamba Osaka.

Kendati demikian pengalaman di usia mudanya itu berguna untuk pemain berposisi gelandang tersebut. Setelah itu Inamoto membela Fulham, West Bromwich Albion, Cardiff City, Galatasaray, Eintracht Frankfurt, dan kini masih aktif bermain di SC Sagamihara pada usia 41 tahun.

2. Ryo Miyaichi

Sempat dilabeli wonderkid dari Jepang. Wenger terkesima dengan bakatnya kala melakukan trial di Arsenal pada 2010. Alhasil Ryo Miyaichi teken kontrak profesional pada Januari 2011.

Produk akademi Sylphid FC dan Chukyo University Chukyo High School banyak menjalani masa sebagai pemain pinjaman di Feyenoord, Bolton Wanderers, Wigan Athletic, Twente, hingga akhirnya dilepas permanen pada 2015 ke FC St. Pauli.

Talenta pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap tak sepenuhnya berkembang maksimal di Arsenal. Kini, pada usia 28 tahun, Miyaichi bermain di kampung halaman dengan Yokohama F. Marinos.

3. Takuma Asano

Tidak kapok dengan dua transfer pemain dari Jepang sebelumnya, Arsenal merekrut Takuma Asano dari Sanfrecce Hiroshima pada 2016. Asano dinilai Wenger sebagai penyerang muda yang sangat berbakat dan punya prospek masa depan cerah.

Sayang, seperti halnya Inamoto dan Miyaichi karier Asano tak bertahan lama di Arsenal. Tiga tahun dihabiskannya sebagai pemain pinjaman di Stuttgart dan Hannover sebelum dilepas permanen ke Partizan Belgrade pada 2019.

Asano jadi pemain Jepang pertama yang memperkuat Partizan dalam sejarah klub, tetapi itu tak membuatnya bertahan lama di klub Serbia tersebut. Asano pun dilepas dengan status free agents dan kini membela VFL Bochum pada usia 26 tahun. Asano punya 28 caps dan enam gol dengan timnas Jepang.