BolaSkor.com - Meski sudah berganti tahun, masalah rasanya belum ingin meninggalkan Real Madrid. Los Blancos mengawali 2019 dengan langkah salah. Terakhir mereka kalah 0-2 dari Real Sociedad di kandang sendiri.

Pada laga itu, publik Santiago Bernabeu tidak segan lagi mengekspresikan kekecewaan mereka. Wajar, karena saat ini mereka semakin ditinggal jauh oleh Barcelona, rival sejati di LaLiga.

Skenario Madrid di 2019 semakin kusam karena pada laga melawan Sociedad mereka juga harus kehilangan Toni Kroos. Gelandang asal Jerman itu ditarik keluar saat laga baru berjalan sepuluh menit.

Baca Juga:

Atraksi Baru Publik Santiago Bernabeu Bernama Vinicius Junior

3 Alasan Vinicius Layak Jadi Starter di Real Madrid ketimbang Bale

Toni Kroos

Seperti yang dilansir AS, Kroos diprediksi akan menepi setidaknya hingga tiga pekan. Artinya pemain berusia 29 tahun paling tidak akan melewatkan dua leg babak 16 besar Copa del Rey lawan Leganes dan dua pertandingan LaLiga, yaitu saat melawan Real Betis dan Sevilla.

Absennya Kroos semakin membuat sang pelatih, Santiago Solari, pusing tujuh keliling. Pasalnya sebelumnya Madrid sudah terlebih dulu kehilangan Gareth Bale, Mariano Diaz, Marco Asensio, dan Marcos Llorente.

Lebih pening lagi, Kroos merupakan salah satu bagian penting dari permainan Madrid. Ya, Kroos adalah sumber dari distribusi bola Madrid sepanjang 2018 lalu.

Jika melihat statistik 2018, Madrid akan sangat kehilangan pemain tengah yang merupakan pengumpan terbaik LaLiga setahun lalu dengan tingkat akurasi mencapai 94,2 persen.

Pada 2018 lalu, Kroos tercatat 28 kali tampil memperkuat Madrid. Dari 28 pertandingan itu, Kroos melepaskan 2.125 umpan dan 2.003 di antaranya mencapai sasaran. Dengan kata lain, hanya 122 kali Kroos salah mengirimkan umpan.

Angka yang dicatat Kroos terbilang spektakuler jika melihat gaya bermain pemain timnas Jerman ini. Dalam melepaskan umpan, Kroos sangat variatif. Dia tidak hanya melepaskan umpan-umpan pendek, tapi juga operan panjang.

Untuk musim ini, Kroos sudah tampil 12 laga di LaLiga bersama Madrid. Dan, percaya atau tidak, meski performa Madrid tidak konsisten, Kroos tetap menjadi salah satu pemain yang memiliki rasio umpan sukses tinggi.

Dengan cederanya Kroos, kini Solari harus mencari pemain yang bisa berperan sebagai distributor bola. Bukan urusan yang mudah, karena satu-satunya pemain yang memiliki catatan mendekati Kroos di Madrid adalah Mateo Kovacic, yang saat ini berkostum Chelsea.