BolaSkor.com - Panggung sudah disiapkan di Anfield untuk lanjutan pekan 18 Premier League. Tuan rumah sekaligus juara bertahan, Liverpool akan menjamu juara 20 kali Premier League, Manchester United, Minggu (17/01) pukul 23.30 WIB.

Saat ini Red Devils ada di puncak klasemen dengan raihan 36 poin dan Liverpool di peringkat dua dengan koleksi 33 poin. United menyalip The Reds setelah memenangkan laga tunda melawan Burnley dengan skor 1-0, Rabu (13/01) dini hari WIB.

Bermain di Anfield tidaklah mudah. Liverpool punya rekor fantastis di sana dan United tak pernah menang di empat kunjungan terakhir di Anfield. Total dalam 10 laga terakhir MU hanya sekali mengalahkan anak-anak asuh Liverpool di Anfield.

Butuh mundur jauh hingga 2013 melihat MU duduk di puncak klasemen Premier League pada masa kepelatihan terakhir Sir Alex Ferguson. Lalu untuk persaingan keduanya dalam merebutkan titel Premier League terjadi pada 2009.

Baca Juga:

Burnley 0-1 Manchester United: Pogba Antar Setan Merah ke Puncak

Liverpool Vs MU: Persaingan di Pelabuhan yang Beralih ke Lapangan

6 Fakta Menarik dari Kemenangan Manchester United atas Burnley

Paul Pogba menentukan kemenangan MU kontra Burnley

Baik Liverpool dan MU bergantian mengalami fase naik turun performa. Dalam beberapa musim terakhir MU ada pada penurunan setelah ditinggal Ferguson dan perlahan mantan anak asuhnya, Ole Gunnar Solskjaer membangkitkan performa tim.

Kini dalam momentum bagus di Premier League gelandang MU, Nemanja Matic menilai timnya sudah sangat siap memainkan North West Derby. Matic juga meminta konsistensi tinggi dari rekan setimnya untuk menjaga posisi tersebut.

"Saya pikir kemenangan seperti ini (kontra Burnley) menunjukkan bahwa kami siap bersaing memperebutkan gelar," kata Matic kepada MUTV.

"Saya senang atas kinerja dan semangat tim dan mari kita lihat hari Minggu melawan Liverpool. Ini derby terbesar di Inggris dan kami pergi ke sana untuk bersaing dengan mereka dan melihat posisi kami melawan salah satu tim terbaik di liga. Saya pikir kami siap."

"Kami memainkan 17 pertandingan (dan) kami berada di puncak klasemen. Itu menunjukkan sesuatu. Kami tidak memainkan lima atau enam pertandingan dan Anda bisa mengatakan mungkin itu beruntung. Tapi, setelah 17 pertandingan, pasti tidak beruntung, pasti ada kualitasnya."

"Tapi kami tidak bisa santai, kami harus berkonsentrasi sampai akhir - untuk menjalani pertandingan demi pertandingan. Dalam sepak bola, yang berikutnya selalu penting; yang berikutnya adalah final terbesar, dan kita akan lihat," urai Matic yang pernah menjuarai Premier League dengan Chelsea.