BolaSkor.com - Real Madrid dan Barcelona tampaknya lebih memfokuskan diri mereka menghadapi El Clasico setelah keduanya menelan kekalahan pekan ini. Kedua kekalahan yang tidak terduga. Meski demikian, kekalahan yang diderita Los Blancos dari Cadiz mungkin lebih merusak.

Setelah jeda internasional dan menghadapi jadwal pertandingan yang ketat, Zinedine Zidane memilih untuk mengubah susunan pemain. Terlebih pada tengah pekan nanti Real Madrid menjamu Shakhtar Donetsk di Estadio Alfredo Di Stefano pada laga pembuka Liga Champions.

Baca Juga:

Real Madrid 0-1 Cadiz: Tim Promosi Nodai Pertandingan LaLiga ke-150 Zinedine Zidane

Getafe 1-0 Barcelona: Dominasi Semu El Barca

Barcelona 'Menangis', Luis Suarez Tersenyum di Atletico Madrid

Alhasil, Zidane memutuskan merotasi skuad yang sejatinya sudah tipis ketika melawan Cadiz. Dani Carvajal absen selama hampir dua bulan karena cedera lutut, sementara Alvaro Odriozola juga absen, meninggalkan cuma Nacho yang dimainkan pada posisi bek kanan.

Di lini tengah, Isco mendapat kesempatan bermain, begitu pula Lucas Vazquez di sayap kanan. Tak satu pun dari pemain ini mencapai level yang dibutuhkan.

Ada kekurangan presisi, intensitas, ketelitian taktis, dan itu menyebabkan Madrid bermain buruk di babak pertama. Cadiz mencetak satu gol, tetapi mereka memiliki peluang menambah keunggulan.

Di tengah laga, Zidane terpaksa menarik keluar Isco dan Lucas di babak pertama, bersama Luka Modric dan Sergio Ramos yang cedera. Semua ini tentu bukan skenario yang diinginkan Zidane.

Adapun Barcelona, Ronald Koeman menemukan dirinya dalam situasi yang sama menjelang pertandingan pembuka Liga Champions.

Pelatih asal Belanda itu memberi kepercayaan kepada Antoine Griezmann. Koeman memainkan penyerang Prancis itu sebagai striker sentral melawan Getafe.

Sementara itu, setelah setahun setelah terakhir kali menjadi starter, penampilan Ousmane Dembele gagal mempertontonkan kemampuan terbaiknya. Dia terlalu sering kehilangan bola dan melakukan dribel yang gagal. Penampilan minor Dembele semakin terasa karena lini tengah yang dihuni Sergio Busquets dan Frenkie de Jong juga tampil seadanya.

Kekalahan dari Getafe berarti Barcelona gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan di LaLiga. Situasi diprediksi bakal kian buruk jika Barcelona gagal mengalahkan Real Madrid pada El Clasico.