BolaSkor.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBSI, Achmad Budiharto, menanggapi kritik dari Sony Dwi Kuncoro. Menurut Budi, hal itu bisa menjadi masukan positif.

Pengumuman pensiun Tontowi Ahmad menuai riak kecil dalam tubuh PBSI. Hal itu disebabkan Tontowi sempat merasa tidak terima karena statusnya berubah menjadi magang.

Pengumuman Tontowi itu memicu reaksi dari mantan atlet PBSI lainnya, seperti Sony. Namun, Budi menyebut apa yang dilontarkan oleh Sony merupakan saran yang baik.

Baca Juga:

Ikuti Tontowi Ahmad, Sony Dwi Kuncoro Ceritakan Pengalaman Didegradasi PBSI

Kenangan Richard Mainaky Latih Tontowi Ahmad

"Menurut saya itu masukan yang bagus. PBSI sudah memiliki mekanisme administrasi dalam hal pemanggilan dan pemulangan atlet. Persuratan bakal ditujukan ke Pengprov PBSI asal atlet," ujar Budi.

"Secara mekanisme, pemain adalah perwakilan Pengprov. Akan tetapi, ini (saran Sony) masukan yang bagus. Itu program Binpres, saya rasa Mbak Susy (Susanti) juga sudah baca."

"Seperti yang dialami Tontowi kemarin, sudah jelas kan. Ada 19 turnamen yang diikuti dan tidak bisa mengehar target ke Olimpiade," pungkasnya.

Sebelumnya, Susy telah mengklarifikasi alasan perubahan SK Tontowi menjadi magang. Satu di antara alasannya adalah karena peraih medali emas Olimpiade 2016 itu belum memiliki pasangan tetap.