BolaSkor.com - Timnas Spanyol tak jua meraih kemenangan di dua laga grup E Piala Eropa 2020. Imbang tanpa gol melawan Swedia, La Furia Roja - julukan Spanyol - kembali imbang 1-1 ketika melawan Polandia.

Status tuan rumah tak banyak membantu Spanyol yang kesulitan mencetak gol di dua laga itu, meski mendominasi permainan. Alvaro Morata, penyerang Spanyol yang banyak disorot belakangan ini mengakui adanya tekanan dari ekspektasi publik.

Tekanan itu adalah perbandingan yang selalu dibuat dengan Spanyol ketika mendominasi dunia pada medio 2008-2012. Kala itu Spanyol memenangi dua Piala Eropa dan satu Piala Dunia, diperkuat barisan pemain legendaris seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Sergio Ramos, Carles Puyol, Xabi Alonso, dan Fernando Torres.

Hal itulah yang menurut Morata menjadi tekanan bagi skuad terkini besutan Luis Enrique. Menurutnya publik membuat perbandingan yang tidak adil.

Baca Juga:

Spanyol Belum Pernah Menang, Luis Enrique Yakin Masih Bisa Lolos

Piala Eropa 2020: Spanyol Kehilangan Naluri Membunuh

Klasemen Sementara Grup E Piala Eropa 2020: Hidup atau Mati di Laga Terakhir

Timnas Spanyol

"Jika kami mendengarkan apa yang orang katakan itu tidak akan membantu karena mereka semua menunggu untuk mencari momen dan mengkritik kami," keluh Morata kepada Sky Italia.

"Biasanya ketika negara-negara besar mencapai kompetisi seperti ini, ada rasa persatuan di sekitar mereka. Kami tahu bahwa kami mengikuti generasi jenius yang memenangkan segalanya dan sulit bagi kami untuk mengisi posisi itu, tetapi kami harus percaya pada diri kami sendiri."

Laga Krusial

Alhasil Spanyol menempatkan diri mereka sendiri pada posisi sulit dan tiket ke fase gugur akan ditentukan di laga terakhir grup. Spanyol akan menghadapi Slovekia di Estadio de la Cartuja, Rabu (23/06) pukul 23.00 WIB.

Spanyol wajib memenangi laga itu jika ingin lolos sebab persaingan di grup E sangat ketat (semua masih bisa lolos). Swedia memuncaki klasemen dengan empat poin, diikuti Slovakia (tiga poin), Spanyol (dua poin), dan Polandia (satu poin).

"Saya benar-benar perlu menonton pertandingan lagi dan menganalisisnya secara mendalam. Perasaannya bukan yang terbaik, jelas. Mungkin kami lebih baik, tetapi itu tidak cukup untuk menang, jelas," tutur Enrique selepas laga melawan Polandia.

"(Polandia) berani, mereka tampak menekan kami. Mereka tidak menciptakan banyak peluang, tetapi mereka mencetak satu gol dari satu-satunya peluang yang mereka miliki. Kami berusaha sangat keras, tetapi kami tidak berhasil mengubahnya menjadi kemenangan."

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini