BolaSkor.com - Petarung asal Irlandia, Conor McGregor, menuding Pemerintah China sebagai biang kerok penyebaran virus corona. Menurut McGregor, Pemerintah China berusaha mengambil keuntungan dari pandemi tersebut.

Penyebaran virus corona tidak terkontrol di seluruh dunia dalam beberapa hari terakhir. Hingga berita ini ditulis, total 1,2 juta jiwa telah terpapar virus yang dikenal dengan nama lain COVID-19 itu dengan hampir 70 ribu di antaranya meninggal dunia.

Irlandia yang merupakan negara asal McGregor sendiri tidak terkecuali. Hampir 5000 penduduk negara itu telah terpapar virus corona dengan 158 di antaranya menjadi korban keganasan virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China tersebut.

Kondisi tersebut membuat McGregor menyalahkan Pemerintah China atas kondisi saat ini. Petarung itu juga kesal dengan meningkatnya harga peralatan untuk melindungi diri dari virus corona.

Baca Juga:

Virus Corona di Irlandia Makin Parah, Conor McGregor Imbau Lockdown

Nostalgia: Ketika Devin Booker Menjadi Pebasket NBA Termuda yang Cetak 70 Angka

“Sangat mengerikan. Tak hanyay harga barang-barang yang meningkat terhadap alat-alat seperti masker, sarung tangan, ventilator, respirator, tabung oksigen, Anda sebut yang lainnya,” tulis McGregor pada akun media sosialnya.

“Semua harga barang-barang tengah menanjak saat ini. Segala barang-barang yang datang tidak ada gunanya. Perilaku ini sangat tidak manusiawi. Ambil semua barang-barang bantuan dari China dan tawaran mereka.”

“Segera lakukan hal tersebut. Apa yang mereka (Pemerintah China) lakukan di sini sangat barbar. Apa yang terjadi selama pandemi ini berlangsung sangat barbar,” imbuh McGregor.

Sebelumnya, McGregor mengeluarkan imbauan untuk lockdown kepada semua orang di dunia. Petarung berusia 31 tahun itu berharap masyarakat dunia bersatu untuk menuntaskan virus corona.