BolaSkor.com - Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer memiliki teori unik menyoal performa timnya yang menurun musim ini di Old Trafford. Uniknya, penampilan Red Devils di laga tandang justru lebih bagus.

United telah memenangi 27 poin musim ini di Old Trafford, kalah empat kali dan imbang tiga kali, mengoleksi 36 poin ketika mereka tengah menjalani periode tak pernah kalah di 23 laga Premier League,

Inkonsistensi performa United di Old Trafford, seperti yang dialami tim lainnya di laga kandang, disinyalir terjadi karena tak ada penonton di stadion karena pandemi virus corona. Akan tapi menurut Solskjaer ada faktor lainnya.

Faktor yang diutarakan Solskjaer itu adalah kursi warna merah di stadion. Menurutnya para pemain acapkali kesulitan melihat rekan setim karena warna merah di bangku dan jersey United samar-samar terlihat.

Baca Juga:

Drama Son Heung-min yang Memancing Mourinho dan Solskjaer Adu Argumen

Teka-teki Masa Depan Cavani bersama Man United yang Kian Rumit

Harry Kane Diyakini Tergoda Gabung Manchester United

Perubahan warna kursi di Old Trafford

"Anda akan melihat perubahan (performa MU) sekarang, jika Anda melihat spanduk di sekitar klub, itu tak lagi merah lagi," terang Solskjaer dikutip dari Goal.

"Kami sudah memeriksa ini, seharusnya tidak ada alasannya, sungguh. Tapi beberapa pemain telah menyebutkan bahwa keputusan sepersekian detik Anda harus membuat di mana Anda melihat dari balik bahu Anda untuk melihat apakah rekan setim Anda ada di sana atau tidak dan kaos merah ada di latar belakang merah dengan kursi merah."

"Jadi, kami mencoba mengubahnya seiring dengan kampanye anti-rasisme, yang penting tidak lagi merah."

"Seharusnya tidak ada alasan tetapi, sekali lagi, jika Anda memiliki keunggulan 4-0 (melawan Real Sociedad) Anda tidak benar-benar harus memenangkan pertandingan itu, 0-0 adalah hasil yang bagus, lalu pertandingan pertama melawan. Milan, kami kebobolan di menit-menit terakhir."

"Saya masih berpikir kami telah memainkan sepak bola yang bagus di kandang. Kami memulai dengan buruk dengan tiga kekalahan dengan Palace, Tottenham dan Arsenal sejak awal, tetapi kami telah meningkat," terang Solskjaer.

Dalam waktu dekat ini MU akan kembali memainkan laga kandang melawan Granada di leg dua perempat final Liga Europa, Jumat (16/04) pukul 02.00 dini hari WIB. MU punya keunggulan agregat gol 2-0.