BolaSkor.com - Yabes Roni Malaifani mulai mendapatkan tempat di skuat utama Bali United. Hingga pekan ke-12 Liga 1 2019, winger 24 tahun asal Alor sudah tampil tujuh kali dengan mencetak satu gol.

Apa yang didapat Yabes Roni musim ini merupakan buah dari perjuangan panjang. Yabes Roni merupakan generasi pertama Bali United. Sebagai pemain jebolan Timnas U-19, Yabes Roni berkembangan diantara pemain-pemain senior berkelas.

Sepanjang kompetisi Liga 1, bisa jadi inilah musim terbaik Yabes Roni. Dia bukan lagi dikenal sebagai supersub, namun menjadi salah satu pilihan untuk posisi sayap kanan. Dia bersaing dengan Irfan Bachdim dan Fahmi Al Ayyubi.

Bahkan, Yabes Roni sempat dipasang sebagai bek kanan saat laga melawan Persela Lamongan. Ternyata, Yabes tampil bagus. Dia kini menjadi salah satu opsi untuk bek kanan, selain Andhika Wijaya dan Dias Angga Putra.

Baca Juga: Kunci Bali United Tampil Konsisten bersama Stefano Cugurra

Kepada Bolaskor.com, Yabes menceritakan perjalanan bersama Bali United. Bagi mantan pemain Persap Alor ini, menjadi bagian skuat Serdadu Tridatu merupakan kesempatan luar biasa.

Apa rasanya tumbuh dan berkembang bersama Bali United?

Saya menikmati perjalanan bersama Bali United. Dari tim ini, saya punya kesempatan tampil membela Timnas di SEA Games 2017. Saya juga sempat dipanggil untuk tim proyeksi Asian Games 2018, walaupun kemudian saya tidak bisa main karena cedera lutut. Lalu di Bali United, musim ini saya mendapat kepercayaan untuk bermain dari pelatih.

Musim ini sering dipilih jadi tim inti, apa pendapat Yabes?

Mungkin musim-musim kemarin performa saya masih kurang. Sekarang saya banyak belajar dari pengalaman, lebih kerja keras dalam latihan, akhirnya pelatih kasih kepercayaan pada saya untuk sering bertanding.

Berada di sekeliling pemain senior dengan jam terbang tinggi, apa pengaruhnya buat Yabes? Apakah sering sharing atau ada masukan dari para senior?

Saya sering sharing dengan pemain-pemain senior di Bali United. Kalau kita kurang, mereka kasih masukan buat saya, seperti bang Leo, bang Orah, bang Gunawan, bang Fadil, Lilipaly kalau pemain asing ada Paulo, Nouri, hampir semua sering sharing, kasih masukan positif. Kalau lagi pegang bola harus bersikap seperti apa, dan masih banyak lagi masukan dari pemain senior.

Yabes Roni. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)

Baca Juga: Teco Puas Kemenangan Satu Gol atas PSM Makassar

Bali United punya 30 pemain, walaupun yang di lapangan hanya sebelas. Tapi dilihat dalam latihan, semua punya semangat untuk latihan. Banyak pemain juga tambah latihan agar setiap ketika diberi kesempatan pelatih. Yabes juga melakukan hal sama?

Semua pemain sama, sering tambah jam latihan sendiri, karena di lapangan latihannya cuma 1,5 jam saja. Kita sering banyak latihan sendiri, ngegym, di lapangan mess shooting-shooting, untuk menambah rasa percaya diri.

Di Bali United ada pemain-pemain muda yang belum dapat kesempatan jadi starter. Ada juga yang dipanggil Timnas U-22 meski belum main di liga. Apa pesan Yabes untuk pemain yang berproses ini? karena Yabes juga pernah merasakan hal yang sama.

Mereka memang belum mendapat kesempatan main di liga, tapi dari dulu sebenarnya sudah dipantau sama coach Indra Sjafri, makanya kemudian ada yang dipanggil Timnas U-22. Panggilan Timnas harus dimanfaatkan. Siapa tahu saat latihan bagus, menunjukkan kesempatan terbaik, pasti bisa dipanggil Timnas.

Lalu saat kembali ke Bali United, mereka ada kesemptan main di liga. Kan pertandingan masih banyak, kesempatan main masih ada, jadi harus selalu siap. Ketika pelatih beri kesempatan, pemain sudah siap.

Bali United mendapatkan hasil bagus di awal musim ini. Apa harapan Yabes untuk tim Bali United?

Ya, musim lalu kita sempat turun ke peringkat 12. Musim ini kita punya target untuk bisa jadi juara Liga 1. Semoga target juara bisa tercapai musim ini. (Laporan Kontributor Putra Wijaya/Bali)