BolaSkor.com - Bos Yamaha, Lin Jarvis, mengakui kehebatan Honda dalam memilih pembalap. Padahal, empat pembalap Yamaha saat ini tengah menguasai jalannya MotoGP.

Yamaha berjaya pada dua balapan pembuka MotoGP di Sirkuit Jerez. Setelah menempati dua pembalap tercepat di MotoGP Spanyol, podium dikuasai pabrikan asal Jepang itu di MotoGP Andalusia.

Tim pabrikan, Monster Yamaha, memiliki Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Sementara itu, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli membela tim satelit, Petronas Yamaha.

Baca Juga:

Marc Marquez, Kutukan 68 Tahun, dan Waktu yang Tak Bersahabat

Eks MotoGP Jagokan Fabio Quartararo Akhiri Dominasi Marc Marquez

Akan tetapi, Jarvis menilai bos Honda, Alberto Puig, lebih jago memilih pembalap. Pasalnya, Puig bisa memprediksi perkembangan pembalap pada masa depan.

"Saya bukan seorang yang pandai memilih pendapat muda. Saya tidak terlalu ahli melihat masa depan pembalap hingga bertahun-tahun ke depan," kata Jarvis.

"Apabila Anda ingin mengetahui potensi seseorang seperti itu, mungkin bisa melihat Puig. Dia adalah orang yang secara teknis tajam karena mantan pembalap."

"Puig bisa membesarkan beberapa pembalap sukses, tetapi itu bukan bakat saya. Apa yang syaa lihat cenderung dari panggung sebelum MotoGP, jadi Moto2 atau awal karier MotoGP," tambahnya.

Apa yang dikatakan oleh Jarvis memang masuk akal. Hal itu bisa dilihat dari kesuksesan Puig dalam mengorbitkan Marc Marquez menjadi juara MotoGP.