BolaSkor.com – PSSI saat ini memang sedang mengalami banyak masalah besar. Salah satu yang paling terlihat ialah ditetapkan Joko Driyono sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti dan ia kini ditahan pihak kepolisian.

Kehilangan Ketua Umum membuat PSSI kini menjadi goyah. Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yunus Nusi. Ia mengatakan kehilangan Ketum sangat berpengaruh untuk PSSI.

Hal ini terlihat pada dua laga pembuka Liga 2 di Indonesia. kedua laga pembuka ini tidak ada opening ceremony yang meriah. Melihat hal tersebut, Yunus Nusi pun berbicara kesederhanaan yang kini sedang dibuat oleh PSSI.

Baca Juga:

Liga 2: PSIM Diganjar Bonus Besar jika Berhasil Meraih Poin dari Dua Klub Kalimantan

Milomir Seslija Pasrah Uji Coba Arema FC Kontra Klub Liga 2 Bata

“Sebenarnya harapannya meriah tapi kemarin juga kami baru dapat rekomendasi dari BOPI dan kepolisian. Kami juga harus menyesuaikan dengan keadaan seperti ini apalagi PSSI juga tengah menghadapi masalah,” kata Yunus Nusi di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (22/6).

“Yang penting kepentingan klub menjalani kompetisi terakomodir. Kami juga tidak bisa memaksakan diri. Terpenting kami mampu meberikan subsidi kepada klub, timnas juga bisa kita tangani dengan keuangan pas-pasan,” Yunus Nusi menambahkan.

Dengan keadaan yang seperti ini, Yunus Nusi ingin terus menjaga sisa-sisa semangat yang ada dalam PSSI saat ini. Sehingga dalam setiap kegiatan sepak bola di Indonesia bisa berjalan dengan baik.

“Itu saja saat ini sisa-sisa semangat kami jalankan demi sepak bola Indonesia. Kami harus realistis kehilangan Ketum, Joko Driyono dan lain-lain kan pasti berpengaruh. Baik kami sebagai pengurus dan sponsor,” tutup Yunus Nusi.*