BolaSkor.com - Peran gelandang serang di sepak bola modern telah mengalami pergeseran. Tidak lagi sekedar berperan sebagai trequartista atau gelandang serang yang mengatur serangan (playmaker) di belakang striker, mereka kini bisa bergerak dan berperan di area sayap.

Pemain-pemain seperti Juan Mata, Mesut Ozil, hingga Christian Eriksen, acapkali membangun serangan atau ditempatkan di sayap permainan dengan kebebasan berkreasi di area tengah permainan.

Jadi singkat kata: gelandang serang modern juga harus bisa bermain di sisi sayap dan beroperasi di banyak area. Pergeseran peran itu bisa dilihat dari ke-10 nama di bawah ini. Mereka merupakan gelandang-gelandang U-21 termahal di dunia dan dapat bermain di banyak posisi.

Baca Juga:

6 Pembelian Terbaik Musim Dingin 2020 di Lima Liga Top Eropa

Manchester United Tidak Ingin Terburu-buru Datangkan Kai Havertz

Musim 2019-20 Telah Berakhir untuk Nicolo Zaniolo dan Luis Suarez

Dilansir dari Transfermarkt, berikut ke-10 pemain tersebut:

1. Kai Havertz - 90 Juta Euro

Kai Havertz

Gelandang serang Bayer Leverkusen menempati daftar teratas gelandang serang U-21 termahal dunia. Baru berusia 20 tahun, Kai Havertz sudah punya banderol 90 juta euro (Rp 1 triliun).

Harga itu tidak mengejutkan karena Havertz memiliki prospek masa depan cerah. Musim ini, Havertz mencetak tujuh gol dan memberikan tiga assists dari total 29 pertandingan di seluruh kompetisi. Dia juga telah memiliki tujuh caps dan satu gol dengan timnas Jerman.

Talentanya ada pada kemampuannya mengontrol permainan dari lini tengah dan mengalirkan serangan dengan visi bermainnya. Selain itu, Havertz juga dapat bermain sebagai penyerang sayap kanan.

2. Nicolo Zaniolo - 50 Juta Euro

Nicolo Zaniolo

Cedera mengubur mimpinya bermain di Piala Eropa 2020 dengan timnas Italia. Kendati demikian, talenta pemain berusia 20 tahun yang membela AS Roma itu tak perlu diragukan lagi, Banderol 50 juta euro (Rp 756 miliar) jadi harga yang wajar.

Nicolo Zaniolo mencetak enam gol dan memberikan dua assists dari 24 penampilan di seluruh kompetisi musim ini. Zaniolo dapat bermain di sisi sayap permainan dan terus berkembang sejak bergabung dari Inter Milan pada 2018 lalu.

3. Reinier - 25 Juta Euro

Reinier

Kerap dibandingkan dengan Kaka karena kemampuannya membangun serangan dari tengah, mengoper bola, dan memiliki visi bermain bagus. Real Madrid merekrutnya dari Flamengo pada Januari lalu sebesar 35 juta euro.

Banderol itu sudah melewati 10 juta euro dari prediksi Transfermarkt mengenai harga pemain berusia 18 tahun (25 juta euro - Rp 378 miliar). Reinier telah membantu Flamengo juara Campeonato Brasileiro Serie A dan Copa Libertadores sejak promosi ke tim utama pada 2019.

4. Mohamed Ihattaren - 22 Juta Euro

Mohamed Ihattaren

22 juta euro atau sekira Rp 332 miliar untuk pemain yang namanya belum terkenal di Eropa. Kendati demikian, Mohamed Ihattaren memiliki prospek masa depan cerah dan saat ini memperkuat PSV Eindhoven pasca promosi dari akademi pada 2019.

Pemain berusia 18 tahun juga telah memperkuat timnas muda Belanda dari U-15 hingga U-19. Hanya tinggal menunggu waktu hingga namanya populer di Eropa.

5. Thiago Almada - 20 Juta Euro

Thiago Almada

Argentina tidak pernah kehabisan talenta muda. Thiago Almada, 18 tahun, merupakan salah satu talenta pada posisi gelandang serang yang sedang tampil bagus di Velez Sarsfield. Thiago Almada juga memperkuat timnas Argentina U-20. Banderolnya sebesar 20 juta euro (Rp 302 miliar).

Selain kelima nama di atas, lima nama lainnya adalah:
- Lee Kang-in (Valencia - 20 Juta Euro)
- Jonathan David (Gent - 20 Juta Euro)
- Yari Verschaeren (Anderlecht - 16 Juta Euro)
- Hamed Junior Traore (Sassuolo - 15 Juta Euro)
- Brahim Diaz (Real Madrid - 15 Juta Euro)