BolaSkor.com - Juventus akan menghadapi Inter Milan pada pertandingan final Coppa Italia, Kamis (12/5) dini hari WIB, di Stadio Olimpico. Bianconeri punya sejumlah alasan mengapa bisa menang dan meraih trofi.

Final Coppa Italia mencapai puncaknya. Inter Milan melaju ke final usai menyisihkan AC Milan pada babak semifinal. Sementara itu, Juventus membungkam Fiorentina.

Pada pertemuan terakhir di Serie A, Inter meraih kemenangan tipis 1-0 di markas Juventus. Gol tercipta dari tendangan penalti Hakan Calhanoglu.

Baca Juga:

Inter 4-2 Empoli: Perebutan Scudetto Belum Berakhir

Soal Scudetto, Inter Tolak Kibarkan Bendera Putih

Baru Terpeleset, Capello Punya Alasan Kuat Tetap Jagokan Inter Raih Scudetto

Namun, hasil tersebut tak lantas menjadi jaminan Nerazzurri akan kembali keluar sebagai pemenang. Juventus setidaknya punya tiga alasan kenapa bisa keluar sebagai juara Coppa Italia edisi kali ini.

Inter Terbagi Fokus

Alasan pertama adalah Inter Milan sedang terbagi fokusnya. Sementara itu, Juventus sudah tidak punya target lain pada sisa musim ini selain juara Coppa Italia.

Inter Milan masih memiliki peluang memenangi Scudetto 2021-2022. Inter tertinggal dua poin dari Milan dengan dua laga sisa.

Oleh karena itu, pasukan Simone Inzaghi diyakini akan terbagi fokusnya dengan Coppa Italia. Apalagi, setelah pertandingan melawan Juve, Inter akan bertamu ke markas Cagliari yang juga punya misi terhindari dari zona merah.

Paulo Dybala Lagi Moncer

Alasan lainnya adalah penampilan Paulo Dybala yang sedang mengilap. La Joya bisa menjadi mimpi buruk untuk Inter Milan.

Dybala menunjukkan tajinya pada akhir musim ini. Penyerang asal Argentina itu mengemas dua gol dalam tiga pertandingan terakhir.

Kemampuan Dybala menusuk pertahanan lawan juga bisa membuat Inter kesulitan. Apalagi, tendangan jarak jauh Dybala juga menjadi senjata yang ampuh.

Pertahanan Inter Mulai Tidak Solid

Inter Milan dikenal sebagai satu di antara tim dengan pertahanan terbaik di Italia. Namun, belakangan ini lini belakang Nerazzurri beberapa kali ditembus.

Setelah menang 3-0 melawan Milan, Inter melalui empat laga dengan selalu kebobolan. Bahkan, dua di antaranya Inter kebobolan dua gol.

Fakta tersebut pun menjadi alarm bahaya Inter ketika menghadapi Juventus. Apalagi, Bianconeri punya penyerang-penyerang berbahaya. Andai tidak waspada, Inter bisa kembali tersungkur.