BolaSkor.com - Manuver transfer PSG (Paris Saint-Germain) menjadikan mereka sebagai bintang di bursa transfer musim panas 2021. Tak diragukan lagi. Akan tapi geliat transfer yang dilakukan Chelsea juga cukup menarik diperhatikan.

Pasca jor-joran belanja pemain di musim panas 2020 dengan mendatangkan pemain seperti Kai Havertz, Timo Werner, Ben Chilwell, hingga Edouard Mendy, transfer yang dilakukan The Blues tahun ini lebih efisian.

Chelsea hanya merekrut pemain yang melengkapi kepingan puzzle pada area yang butuh tambahan, seperti Romelu Lukaku di lini depan dan Marcus Bettinelli yang mengisi kepergian Willy Caballero sebagai kiper ketiga.

Akan tapi menjelang deadline bursa transfer musim panas 2021, Chelsea masih dikaitkan dengan dua pemain yaitu Jules Kounde dan Saul Niguez. Nama yang disebut pertama gagal berlabuh sebagai pengganti Kurt Zouma.

Baca Juga:

Keterkaitan Peminjaman Griezmann dan Saul Niguez

Pindah ke Chelsea, Saul Takut Kangen Keluarga dan Tidak Bisa Bahasa Inggris

Romelu Lukaku Akui Minta Dijual ke Chelsea

Saul berlatih dengan Chelsea

Sementara Saul datang sebagai bonus dari Atletico Madrid. Chelsea meminjamnya sebesar lima juta euro dengan opsi tebus permanen sebesar 35 juta euro.

"Saya pikir ini (pindah ke Chelsea) bisa jadi hal yang bagus bagi saya secara personal. Saya benar-benar tegang, saya menantikan berlatih dengan teman-teman baru saya, meski saat ini ada jeda internasional," tutur Saul di laman resmi Chelsea.

Saul sedianya bukan prioritas Chelsea karena skuad tim yang sudah lengkap di tiap lininya. Tapi tambahan dari pemain berkualitas dan berpengalaman tetap jadi nilai plus yang menghadirkan opsi bagi Thomas Tuchel.

Berikut BolaSkor.com menjabarkan hal-hal yang dapat diberikan Saul untuk Chelsea:

1. Pemain Serba Bisa

Salah satu kelebihan Saul. Pemain asal Spanyol dapat bermain di banyak posisi dari gelandang sayap, penyerang sayap, hingga gelandang tengah, atau mezzala (gelandang setengah sayap).

Pada taktik 3-4-3 atau 3-4-2-1 Tuchel di Chelsea kemampuan serba bisa Saul menjadi nilai plus. Saul dapat bermain sebagai gelandang serang pendukung striker tunggal atau di lini tengah. Hal itu tak menjadi masalah bagi pekerja keras sepertinya.

2. Mesin Lini Tengah

Kemampuan teknik Saul bagus dengan caranya mendribel bola dan kaki kidal. Tipikal bermainnya menitikberatkan kepada kerja keras dan enerji dalam mengeksploitasi ruang.

Saul memiliki kekurangan dari sisi menyelesaikan peluang menjadi gol atau mencetak gol, tapi hal itu bisa ditutupi dengan etos kerja bagus yang dimilikinya. Saul bisa menjadi box to box baru Chelsea.

Pemain box to box memiliki gaya main yang seimbang dalam membantu pertahanan dan melakukan serangan. Saul memilikinya dan bisa aset berharga jika Chelsea melakukan transisi bermain.

3. Pengalaman

Dengan adanya Kepa Arrizabalaga, Marcos Alonso, dan Cesar Azpilicueta yang berasal dari Spanyol dalam skuad Chelsea, adaptasi Saul diprediksi tidak akan lama. Pengalaman bermain Saul juga tak perlu dipertanyakan lagi.

Baru berusia 26 tahun, pemain yang menolak Manchester United itu sudah punya 19 caps dan tiga gol dengan timnas Spanyol. Selama sembilan tahun membela Atletico Saul juga memenangi satu titel LaLiga, Copa del Rey, dua Liga Europa, dan sekali mencapai final Liga Champions 2015-2016.

Tak ayal Chelsea mendapatkan pemain bagus dan berpengalaman dalam diri Saul. Meski skuad tim sudah komplit, kehadirannya akan memudahkan Tuchel merotasi pemain dan menerapkan taktik berbeda.