BolaSkor.com - Rumor pemecatan Ronald Koeman dari kursi pelatih Barcelona santer terdengar dalam 24 jam terakhir. Kekalahan memalukan dari Benfica di ajang Liga Champions menjadi pemicunya.

Barcelona takluk 0-3 dari Benfica saat bertandang ke Estadio da Luz, Kamis (30/9) dini hari WIB. Itu membuat Blaugrana untuk pertama kalinya kalah beruntun dari dua laga perdana sepanjang sejarah berpartisipasi di Liga Champions.

Peluang Barcelona untuk lolos ke fase gugur juga mulai terancam. Frenkie de Jong dan kawan-kawan kini terdampar di dasar klasemen grup E.

Baca Juga:

5 Kandidat Pelatih Pengganti Ronald Koeman di Barcelona

Alasan Kuat Suarez Minta Xavi Menolak Tawaran Latih Barcelona

Pemuda Barcelona Dipanggil Masuk Skuad Timnas Spanyol

Secara keseluruhan, Barcelona hanya mampu meraih satu kemenangan dari lima laga terakhirnya di semua kompetisi. Tak heran jika banyak pihak menilai El Barca tengah mengalami krisis.

Hal ini juga yang memicu rumor pemecatan Koeman. Sang presiden, Joan Laporta tampak sudah gerah dengan kinerja yang ditunjukkan pelatih berkebangsaan Belanda tersebut.

Namun Laporta tidak boleh gegabah dalam memutuskan nasib Koeman. Hal ini bisa berdampak panjang terhadap masa depan klub.

Setidaknya ada tiga hal yang harus dipertimbangkan Laporta dan jajarannya sebelum mengambil keputusan final. Berikut rinciannya:

1. Mencari Pengganti

Sebelum memecat Koeman, Barcelona harus lebih dulu mendapatkan penggantinya. Hal ini agar masa transisi pergantian pelatih bisa segera dimulai.

Masalahnya, mencari pelatih yang tepat untuk menangani Barcelona tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi musim tengah berjalan dan para pelatih berkualitas sudah terikat dengan klub lain.

Sejumlah nama seperti Antonio Conte, Andrea Pirlo, hingga Zinedine Zidane memang tengah menganggur. Namun latar belakang ketiganya yang tidak punya hubungan erat dengan Barcelona cukup berisiko.

Beberapa nama lain yang masuk daftar kandidat adalah Xavi Hernandez dan Roberto Martinez. Namun Barcelona harus mengeluarkan biaya kompensasi karena keduanya masih terikat kontrak dengan tim lain.


2. Kekuatan Finansial

Bukan rahasia lagi kalau Barcelona tengah mengalami krisis finansial. Memecat Koeman faktanya akan membuat klub asal Catalunya tersebut akan menambah beban pengeluaran.

Barcelona dikabarkan harus mengeluarkan biaya kompensasi sebesar 12 juta euro jika memecat Koeman. Jumlah tersebut saat ini cukup besar bagi Barcelona.

Beban finansial Barcelona akan bertambah karena harus mengontrak pelatih baru. Apalagi jika Laporta mendatangkan nama besar yang gajinya tentu tidak murah.

Sementara menunjuk pelatih kelas dua atau muda yang bergaji lebih rendah menjadi opsi lain. Namun risikonya Barcelona bisa semakin terpuruk.


3. Waktu

Laporta mungkin ingin secepatnya memecat Koeman. Namun apakah sekarang waktu yang tepat?

Barcelona akan bertandang ke markas Atletico Madrid dalam lanjutan LaLiga 2021-2022 pada akhir pekan ini. Memecat Koeman sekarang akan membuat persiapan mereka menuju laga tersebut pasti terganggu.

Padahal Barcelona butuh mencuri poin untuk menjaga jarak dengan para pesaingnya di papan atas. Alangkah lebih bijak kalau keputusan terkait nasib Koeman baru ditentukan setelah pertandingan ini.