BolaSkor.com - Chelsea tak mau kalah dari tim rival dalam memanfaatkan momen bursa transfer musim dingin (Januari 2023). The Blues sukses merampungkan bek tengah asal Prancis berusia 21 tahun, Benoit Badiashile, dari AS Monaco.

Menurut Fabrizio Romano, Chelsea merekrutnya sebesar 38 juta euro dan berinvestasi kepadanya dengan durasi kontrak tujuh setengah tahun. Itu artinya Badiashile akan bertahan di Chelsea hingga 2030.

"Kami senang menyambut Benoit ke Chelsea. Dia adalah pemain muda yang luar biasa yang dengan cepat membangun reputasi yang kuat untuk dirinya sendiri dan memiliki banyak pengalaman untuk usianya yang masih muda. Kami yakin dia akan menjadi bagian penting dari tim kami di tahun-tahun mendatang," tutur Presiden Chelsea, Todd Boehly dan Co-Owner Chelsea, Behdad Eghbali.

Baca Juga:

Membedah Rekor Pertemuan Graham Potter Kontra Pep Guardiola

Chelsea Resmikan Transfer Benoit Badiashile

Alasan Sederhana Pep Guardiola Perpanjang Kontrak di Manchester City

Badiashile akan menambah kekuatan di lini belakang Chelsea yang juga sebelumnya merekrut bek asal Prancis dari Leicester City, Wesley Fofana. Direkrutnya Badiashile juga melanjutkan revolusi Chelsea arahan Graham Potter di bawah kepemimpinan Todd Boehly.

Sebelumnya Chelsea berinvestasi kepada Carney Chukwuemeka, Wesley Fofana, Gabriel Slonina, dan David Datro Fofana. Berikut sejumlah informasi menarik yang perlu diketahui mengenai Benoit Badiashile:

1. Dapat Debut Bermain dari Thierry Henry

Beberapa bulan setelah teken kontrak profesional dengan AS Monaco pada 2018, Badiashile menjadi starter pertamanya di Ligue 1 melawan PSG pada November 2018. Siapa pelatih yang memberinya debut kala itu? Ya dia adalah legenda Prancis, Thierry Henry.

Legenda Arsenal itu bahkan memberikan Badiashile kans bermain di Liga Champions lawan Atletico Madrid. Pada musim pertamanya sebagai profesional Badiashile sukses dan bermain penuh, dia bahkan mencetak gol pertamanya untuk Monaco lawan Nice pada Januari 2019.

Satu momen menarik dengan Henry terjadi pada satu momen konferensi pers Liga Champions. Henry dan Badiashile menghadiri konpers itu dan setelah berakhir, Henry terlihat kesal dan menegur Badiashile karena ia lupa merapihkan kursinya.

2. Musim 2020-2021

Pada musim 2020-2021 Badiashile menjalani musim terbaiknya dengan Monaco dan bermain konsisten. Badiashile memainkan 39 pertandingan, terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan untuk Monegasques.

Monaco dibawa Badiashile ke final Piala Prancis, plus ia juga memainkan laga pertamanya dengan tim Espoirs Prancis di mana ia mencapai perempat final Piala Eropa pada 2021.

3. Gaya Main

Dengan tinggi 6 kaki 4 inci Badiashile bek tengah yang dominan dalam duel bola udara, tetapi ia juga tipikal bek modern yang dapat membangun serangan dari belakang dan kaki kidalnya dibutuhkan Chelsea. Selain itu Badiashile juga bek yang cepat.

Badiashile sudah dilatih Henry, Niko Kovac, dan kini dengan Phillipe Clement. Dia sudah terbiasa dengan penguasaan bola hingga dapat membangun serangan dari belakang serta bertahan dengan baik. Di Chelsea ia bisa belajar banyak dari Thiago Silva dan Kalidou Koulibaly.

4. Takdir dengan Warna Biru

Gabung Chelsea jadi kelanjutan takdir bagus Badiashile dengan warna biru setelah sebelumnya bermain di timnas Prancis. Pada usia 20 tahun Badiashile mencapai 100 laga official dengan Monaco, lalu pada September 2022 ia dipanggil ke timnas Prancis oleh Didier Deschamps.

Debutnya pun dimulai di timnas senior Prancis melawan Austria dan Denmark di UEFA Nations League. Pada level U-16 hingga U-19 hingga Espoirs Badiashile pernah bermain, ia melanjutkan cerita panjangnya dengan Prancis dengan total caps sebanyak 47.

Badiashile meninggalkan Monaco dengan catatan 135 laga official serta torehan enam gol dan tiga assists. Kini lembaran baru dibukanya di Chelsea.