BolaSkor.com - Manchester United dikabarkan memburu gelandang Barcelona, Frenkie de Jong. Namun, sejauh ini, sang pemain tidak punya ketertarikan membela The Red Devils. Berdasarkan penilaian BolaSkor, langkah tersebut bisa dipahami dengan menilik lima alasan seperti di bawah ini.

Erik ten Hag memberikan tugas khusus kepada manajemen Manchester United untuk memboyong Frenkie de Jong. Bahkan, Man United berani mengucurkan dana transfer sekitar 80 juta euro.

Baca Juga:

Menilik Kehebohan Rumor Frenkie de Jong ke Manchester United

Incaran Manchester United Dapat Sanjungan dari Pelatih Timnas Belanda

Frenkie de Jong Bawa Kabar Baik untuk Manchester United

Namun, De Jong masih tak tertarik dengan tawaran tersebut. Meskipun, Erik ten Hag juga mencoba merayunya untuk berubah pikiran.

Berikut ini adalah lima alasan Frenkie de Jong sudah tepat menolak tawaran Manchester United:

Manchester United Sedang Rapuh

Biasanya, seorang pemain memilih pindah klub untuk mendapatkan peluang meraih gelar lebih baik. Namun, apakah hal tersebut bisa didapatkan jika menjadi penggawa The Red Devils?

Manchester United bukanlah tim yang bersaing di papan atas kompetisi Inggris seperti Liverpool, Manchester City, dan Chelsea. The Reds tampil tak konsisten sepanjang musim.

Itu artinya, De Jong akan bergabung dengan tim yang sedang tak baik-baik saja jika memilih menerima tawaran Manchester United. Walhasil, peluang gagal pun semakin terbuka lebar.

Memang, kehadiran Erick ten Hag menjadi nilai plus. Pelatih asal Belanda itu dianggap mengetahui cara memaksimalkan potensi De Jong. Namun, perlu diingat jika apa yang dilakukan Ten Hag di Ajax Amsterdam tak ada garansinya akan terulang di Manchester United.

Tak Main di Liga Champions

Seorang pemain hebat butuh panggung yang besar untuk unjuk gigi. Namun, bagaima jika hal tersebut tidak didapatkan De Jong karena tak tampil di Liga Champions?

Pindah ke Old Trafford sama dengan memilih tak bermain di Liga Champions musim depan. Sebab, Man United hanya menduduki peringkat keenam klaseman akhir Premier League 2021-2022.

Tentunya, hal tersebut menjadi pertimbangan besar bagi De Jong. Sebab, bermain di Liga Champions memiliki arti dan gengsi tersendiri. Pada kompetisi itulah para pemain-pemain terbaik beradu kemampuan.

Andai bertahan, De Jong dipastikan akan bermain di Liga Champions musim depan. Dengan begitu, ia punya kesempatan menjadi juara.

Barcelona Punya Masa Depan Menjanjikan

Dalam beberapa kasus di bursa transfer, ada sejumlah pemain yang menyesal berganti klub. Hal tersebut pantang dialami Frenkie de Jong. Sebab, Barcelona juga menampilkan tanda-tanda kebangkitan.

Berada di posisi kedua pada laga penutupan LaLiga musim ini bukanlah hal yang buruk bagi Barcelona. Terlebih mengingat Barca sempat terseok-seok dan menempati papan tengah.

Hasil tersebut juga membuat Barcelona memperbaiki diri. Barca mulai mengurai benang kusut dari sisi keuangan. Selain itu, Barcelona juga telah membidik sejumlah pemain bintang untuk bergabung pada musim panas 2022.

Dengan begitu, Barcelona punya masa depan tak kalah menjanjikan dari Manchester United yang mulai melakukan revolusi. Apalagi, De Jong juga sudah nyaman bermain di Barca.

Permintaan Xavi

Alasan berikutnya adalah permintaan Xavi Hernandez. Legenda Barca itu yang menegaskan jika tidak ingin De Jong angkat kaki.

Bagi Xavi, De Jong adalah pemain tidak tergantikan. Peran sang gelandang akan vital pada musim depan. Apalagi, pemain 25 tahun itu juga menunjukkan peran positif pada musim ini.

Hal tersebut memberikan peluang besar De Jong akan jadi pilihan utama sepanjang musim depan. Dengan begitu, kemampuan sang pemain akan terus terasah.

Piala Dunia Sudah Dekat

Bertahan di Barca juga penting bagi De Jong karena Piala Dunia 2022 sudah dekat. De Jong perlu berada di tim yang mengerti gaya mainnya daripada mengambil risiko adaptasi dan berpeluang membuat performa anjlok jelang Piala Dunia.

Dengan Piala Dunia yang digelar akhir tahun ini, De Jong perlu terus mengasah kemampuannya. Hal tersebut bisa ia lakukan di Barca. Apalagi, De Jong merupakan pilihan utama di sektor tengah Los Cules.

Andai pindah, De Jong akan kembali memulai dari nol. Padahal, Piala Dunia hanya tinggal hitungan bulan.