BolaSkor.com - Kabar yang sudah lama dinanti fans Barcelona akhirnya muncul. Barcelona besutan Xavi Hernandez meresmikan dua rekrutan anyar, Andreas Christensen dan Franck Kessie. Keduanya direkrut gratis karena berstatus free agents (tanpa klub).

Andreas Christensen berposisi sebagai bek tengah dan dikontrak selama empat tahun oleh Barcelona, ada juga klausul penebusan atau pembelian dengan harga 500 juta euro. Kedatangan Christensen menjadi pengganti langsung Clement Lenglet yang berlabuh di Tottenham Hotspur.

Barcelona melakukan transfer yang bagus pada Andreas Christensen. Pasalnya pada usia 26 tahun, Christensen masih relatif muda, berpengalaman dan masih bisa mengembangkan kualitasnya. Christensen juga punya pengalaman internasional.

Baca Juga:

Barcelona Umumkan Kedatangan Franck Kessie dan Andreas Christensen

Ajukan Penawaran, Barcelona Nantikan Respons Bayern untuk Transfer Lewandowski

Dikenalkan di Camp Nou, Franck Kessie Disambut Presiden Barcelona

56 caps dan dua gol sudah ditorehkannya di timnas Denmark. Di level klub Christensen punya pengalaman main di Borussia Monchengladbach dan Barcelona. Kedatangan Christensen akan memanaskan persaingan di lini belakang yang sudah punya Ronald Araujo, Gerard Pique, dan Ronald Araujo.

BolaSkor.com menerima rilis dari LaLiga mengenai informasi menarik atau hal-hal yang perlu diketahui mengenai Andreas Christensen. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Sosok Pemalu

“Saya bukan orang yang paling banyak bicara," ujar Christensen dalam surat perpisahannya kepada Chelsea. Secara tidak langsung Christensen memang melihat dirinya sebagai pendiam dan tidak banyak berbicara atau pemalu.

Christensen menyukai ketenangan dalam hidupnya dan eks rekan satu timnya di akademi Chelsea, menuturkan apabila Christensen melawan tren stereotip pemain dan cukup pemalu. Alih-alih mencuat dari akademi muda Chelsea, Christensen justru mengembangkan kariernya di Gladbach.

2. Incaran Lama Barcelona

Jika mengikuti cerita sepak bola di masa lalu maka Anda akan mengetahui bahwa Barca sudah lama mengincarnya, khususnya saat Christensen bermain di Gladbach dan tampil di Liga Champions 2016, serta tampil dengan Chelsea di Liga Champions 2018.

Pada 2018 Barca punya kans merekrutnya saat Thomas Vermaelen dan Samuel Umtiti cedera, tapi pada akhirnya mereka hanya merekrut Jeison Murillo. Beberapa tahun setelahnya Barca akhirnya mendapatkannya.

3. Diakui Legenda Chelsea

Mantan kapten sekaligus legenda Chelsea, John Terry, berbicara bagus mengenai Christensen dan datang darinya itu jelas pengakuan besar. "Saya telah mengatakan kepadanya bahwa dia harus terus belajar dan menggeser saya dari tim," tutur Terry soal Christensen.

Terry cukup rajin memberikan nasihat kepada Christensen agar ia semakin berkembang, bahkan di saat dia berusia 18 tahun. Pada 2014 Christensen jadi kunci pertahanan Chelsea kala memenangi Turnamen FA Muda.

4. Darah Sepak Bola

Ayah Christensen, Sten, merupakan mantan kiper Brondby dan di sana ia menggantikan legenda asal Denmark, Peter Schmeichel, saat pindah ke Manchester United. Darah sepak bola terutamanya keturunan pemain pada posisi bertahan ada dalam diri Christensen.

Sten pensiun saat sang putra lahir dan sempat jadi kiper di Allerod. Christensen muda pun sering berlatih dengan ayahnya yang menjadi kiper.

5. Pernah Menjadi Penyerang

"Saya mulai bermain sebagai striker, banyak menggiring bola, melakukan semua trik dan mencetak gol," ucap Christensen bercerita mengenai masa lalunya.

"Lalu saya masuk ke lini tengah di mana saya banyak menguasai bola dan Anda harus menjadi pemain teknis yang bagus."

Singkatnya, Christensen sudah menjajal hampir seluruh posisi bermain dari penyerang, gelandang, hingga bek. Dia baru menjadi bek ketika dilatih John Ranum. Di posisi itulah Christensen mengembangkan karier yang kini membawanya ke Barcelona.