BolaSkor.com - Inter Milan memboyong gelandang muda milik Empoli, Kristjan Asllani. Meskipun namanya masih asing di telinga sejumlah pecinta Serie A, tetapi Asllani diyakini punya masa depan gemilang.

Kristjan Asllani merupakan pemain asal Albania y2`ang sudah berada di Italia sejak berusia 2 tahun. Kemudian, talentanya dicium pemandu bakat Empoli.

Dengan penampilan yang terus bersinar, Asllani mendapatkan penawaran dari sejumlah tim. AC Milan, Inter Milan, dan Newcastle United dikabarkan adalah tiga di antaranya.

Baca Juga:

Menilik Calon Trisula Lini Depan Inter yang Berisikan Lukaku, Dybala, dan Martinez

Here We Go, Transfer Aneh Romelu Lukaku Akan Terwujud

Senyum Manis yang Kembali Tersungging di Wajah Romelu Lukaku

Akhirnya, Inter yang jadi pemenang. Sang pemain dikabarkan bergabung dengan status pinjaman dan kewajiban tebus pada angka 10 juta euro plus bonus 2 juta euro. Tes medis pun telah dilakukan sebagai bagian dari proses kepindahan.

Untuk mengenal lebih dalam mengenai Kristjan Asllani, BolaSkor akan mengungkapkan sejumlah hal mengenai perjalanan karier sang pemain. Berikut lima di antaranya:

Aurelio Andreazzoli Jadi Sosok Penting

Mantan pelatih Empoli, Aurelio Andreazzoli, menjadi sosok penting dalam perkembangan karier Asllani. Sebab, Andreazzoli adalah orang yang memberikan kesempatan Asllani untuk mencicipi kerasnya Serie A.

Sang pelatih memasukkan Asllani pada pertandingan melawan Cagliari. Sejak saat itu, kemampuan sang gelandang terus melesat.

"Dia memiliki stigma sebagai pemain penting. Dia tidak melewatkan pertandingan dari Dall'Ara ke San Siro. Kami senang memilikinya," tegas Andreazzoli mengomentari penampilan Asllani.

Menyingkirkan Talenta Empoli Lainnya

Dengan penampilan impresif yang dimilikinya, Asllani menjadi langganan di lini kedua Empoli. Bahkan, ia menyingkirkan pemain berbakat lainnya milik Empoli, Samuele Ricci.

Dalam taktik Andreazzoli, Asllani bersaing dengan Samuele Ricci yang juga dikenal sebagai talenta muda Empoli. Setelah beberapa kali penilaian, akhirnya Asllani yang jadi pemenang.

Samuele Ricci pun tersingkirkan dan bergabung dengan Torino dengan status pinjaman pada pertengahan musim lalu. Kemudian, pemain kelahiran 2001 itu dipermanenkan sesuai dengan kesepakatan awal.

Elseid Hysaj Jadi Contoh

Tidak banyak pemain asal Albania yang berkarier di Serie A. Namun, Asllani beruntung karena memiliki Elseid Hysaj yang bisa dijadikan contoh.

Elseid Hysaj yang bermain sebagai bek sayap sudah tampil di Italia sejak 2009. Ketika itu, ia juga memperkuat akademi Empoli.

Berikutnya, Elseid Hysaj mulai menjajal klub lainnya yakni Napoli dan kini Lazio. Hysaj bisa menjadi contoh untuk Asllani jika ingin kariernya langgeng di Italia.

Cetak Gol ke Gawang Inter

Asllani hanya mendulang satu gol dari 23 penampilan di Serie A musim lalu. Menariknya, gol tersebut terjadi ke gawang Inter Milan.

Gol itu tercipta ketika Empoli bertamu ke markas Inter Milan. Empoli sempat unggul 2-0 yang satu di antara golnya dicetak Asllani.

Namun, La Beneamata tetap terlalu kuat untuk Empoli. Akhirnya, Inter menutup pertandingan dengan kemenangan 4-2.

Pewaris Takhta Marcelo Brozovic

Inter Milan memboyong Asllani yang baru berusia 20 tahun bukannya tanpa sebab. Nerazzurri berharap Asllani bisa menjadi penerus Marcelo Brozovic di sektor tengah.

Gaya main Asllani dianggap mirip dengan Brozovic. Keduanya lebih condong membantu pertahanan dan kuat dalam membendung serangan lawan.

Selain itu, kemampuan Brozovic lainnya yang dimiliki Asllani adalah visi bermain dan distribusi bola. Asllani diharapkan bisa belajar banyak dari mentornya itu.