BolaSkor.com - Sergio Aguero telah resmi pensiun. Namun pemain berkebangsaan Argentina itu telah menorehkan sejumlah momen tak terlupakan dalam kariernya.

Aguero harus mengakhiri kariernya secara dini. Masalah jantung yang baru terungkap Oktober silam menjadi alasan utamanya.

Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, tim dokter meminta Aguero untuk mengakhiri karier profesionalnya. Risikonya sangat tinggi jika mengabaikan saran tersebut.

Baca Juga:

Diwarnai Tangisan, Sergio Aguero Resmi Gantung Sepatu

Aguero Pensiun, Roberto Mancini Terpukul

Sergio Aguero Konfirmasi Rumor Pensiun

Sempat berpikir keras, Aguero akhirnya menyetujui perintah dokter. Ia mengucapkan pesan perpisahan dalam jumpa pers yang digelar Barcelona, Rabu (15/12) waktu setempat.

"Saya telah memutuskan untuk berhenti bermain sepak bola profesional. Ini adalah saat-saat yang sangat sulit tetapi saya masih sangat senang dengan keputusan yang saya buat," kata Aguero.

"Saya pergi dengan kepala tegak dan sangat bahagia, saya tidak tahu apa yang akan menunggu saya di kehidupan lain, tetapi saya memiliki orang-orang yang mencintai saya dan mendoakan yang terbaik untuk saya."

Dalam kesempatan tersebut, Aguero mengenang berbagai momen indah dalam kariernya. Beberapa di antaranya bahkan diakui akan sulit dilupakan.

Aguero setidaknya menyebut lima momen terbaik dalam kariernya. Berikut ini rangkumannya:

1. Gol ke Gawang Racing

Aguero mencetak gol indah ke gawang Racing saat masih berseragam Independiente pada musim 2005-2006. Ketika itu usianya baru 17 tahun.

Gol ke gawang Racing memang bukan yang pertama dalam karier profesional Aguero. Namun momen tersebut seolah membuka mata para pemandu bakat Eropa.

Gol tersebut memang tercipta dengan cukup indah. Lewat skill individu yang menawan, Aguero mengecoh satu bek Racing sebelum melepaskan tembakan keras ke gawang Racing dalam laga yang berakhir 4-0 untuk kemenangan Independiente.

Sejak saat itu, Aguero mulai dikaitkan dengan sejumlah klub Eropa. Atletico Madrid kemudian bergerak cepat dan memboyongnya pada akhir musim.


2. Juara Liga Europa Edisi Perdana

Kemampuan Aguero semakin diakui sejak pindah ke Atletico. Ia menjelma menjadi salah satu penyerang terbaik di Spanyol dan Eropa.

Puncaknya, Aguero mampu membawa Atletico juara Liga Europa 2009-2010. Pada laga final, Los Rojiblancos mengalahkan Fulham dengan skor 2-1.

Itu merupakan gelar perdana Atletico di turnamen yang dulunya bernama Piala UEFA. Momen tersebut semakin istimewa karena diraih pada edisi perdana Liga Europa.


3. Gol Dramatis kontra QPR

Salah satu momen yang akan terus dikenang tentang Aguero tentu golnya ke gawang Queens Park Rangers pada laga pamungkas Premier League 2011-2012. Momen tersebut menjadi penentu kesuksesan Manchester City meraih gelar juara.

Manchester City butuh kemenangan untuk meraih trofi. Namun hingga memasuki menit terakhir masa injury time, skor masih imbang 2-2.

Pada momen inilah Aguero tampil sebagai pahlawan. Beberapa detik sebelum waktu tambahan selesai, ia mencetak gol kemenangan dan mengakhiri masa paceklik gelar Manchester City.


4. Juara Copa America 2021

Aguero memang tak banyak bermain pada ajang Copa America 2021. Namun kesuksesan Timnas Argentina merebut gelar juara membuatnya sangat bahagia.

Aguero tercatat hanya tampil empat kali dan membukukan satu assist. Ia tak diturunkan pada laga semifinal dan final.

Meski begitu, Aguero tetap merasa puas. Ia sangat lega karena Argentina akhirnya bisa mengakhiri masa paceklik gelar.

"Saya bermain sedikit pada Copa America yang terakhir. Namun saya menemani para pemain lain dan kami mendapatkan apa yang dicari selama bertahun-tahun," kata Aguero.


5. Gol di El Clasico

Aguero memang belum genap semusim memperkuat Barcelona. Namun bukan berarti ia tak memiliki momen indah yang layak dikenang.

Aguero tak bisa melupakan golnya ke gawang Real Madrid pada debutnya di El Clasico, 24 Oktober silam. Meskipun Barcelona harus menelan kekalahan dalam laga tersebut.

Gol Aguero di laga El Clasico tidak tercipta dengan cara biasa. Ia melepaskan tembakan voli pada masa injury time yang sempat membangkitkan semangat Barcelona untuk mengejar ketertinggalan.