BolaSkor.com - Bursa transfer musim panas 2021 telah berlalu dan saat ini dapat dilihat tim-tim dengan kedalaman skuad terbaik. Di era sepak bola modern dengan padatnya jadwal, kedalaman skuad adalah sebuah kemewahan bagi pelatih.

Tim-tim dengan kedalaman skuad dapat merotasi pemain di tiap kompetisi yang diikuti. Kedalaman skuad itu bisa meliputi kedalaman secara umum atau kolektif di tiap posisi atau kedalaman di satu posisi tertentu.

Menilik kedua hal tersebut, BolaSkor.com akan menjabarkan lima tim di Eropa saat ini dengan kedalaman skuad terbaik di musim 2021-2022. Apa saja klub-klub tersebut?

Baca Juga:

West Ham 1-2 Manchester United: Jesse Lingard dan David de Gea Jadi Pahlawan Kemenangan

Awal Musim 2021-2022: Cristiano Ronaldo 4-0 Lionel Messi

Lionel Messi Frustrasi setelah Diganti, Pochettino Angkat Bicara

1. PSG (Paris Saint-Germain)

PSG menjadi bintang di musim panas 2021 dengan merekrut sederet pemain dari Achraf Hakimi, Danilo Pereira, Gianluigi Donnarumma, Sergio Ramos, Nuno Mendes, Georginio Wijnaldum, hingga Lionel Messi.

Kedatangan mereka jelas semakin menambah kedalaman skuad PSG yang sudah bagus dan lengkap. Mauricio Pochettino punya banyak pemain untuk dirotasi di kancah domestik dan juga kompetisi Eropa.

Secara khusus kedalaman itu ada di lini depan. Neymar, Kylian Mbappe, dan Messi jadi sorotan karena digadang sebagai trisula baru di lini depan. Pelapisnya pun tidak kalah bagus dari Angel Di Maria, Mauro Icardi, hingga Julian Draxler.

2. Manchester United

Datangnya Tom Heaton, Jadon Sancho, Raphael Varane, dan Cristiano Ronaldo melengkapi skuad United arahan Ole Gunnar Solskjaer di musim 2021-2022. United sedianya butuh gelandang bertahan tapi selain di posisi itu posisi lainnya sudah bagus: dua pemain di satu posisi.

Seperti halnya PSG kedalaman United ada di lini depan atau lebih tepatnya lini serang. Ronaldo dan Sancho semakin meramaikan persaingan di area itu dengan adanya Bruno Fernandes, Marcus Rashford, Jesse Lingard, Mason Greenwood, Anthony Martial, dan Edinson Cavani.

Solskjaer dapat merotasi lini depan United dengan opsi-opsi tersebut di ajang-ajang yang diikuti Red Devils dari Premier League, Piala Liga, Piala FA, dan Liga Champions.

3. Chelsea

Setelah jor-joran belanja pemain pada 2020 dengan merekrut nama-nama seperti Timo Werner, Kai Havertz, Ben Chilwell, dan Hakim Ziyech, Chelsea pada 2021 lebih efisien belanja pemain dan mendatangkan Marcus Bertinelli, Romelu Lukaku, dan Saul Niguez.

Datangnya Lukaku semakin melengkapi kepingan puzzle Chelsea. Lini serang The Blues arahan Thomas Tuchel kini lengkap dengan adanya Lukaku, Werner, Havertz, Mason Mount, Christian Pulisic, Ziyech, dan Callum Hudson-Odoi.

Tidak hanya di depan dari belakang hingga tengah pun Tuchel punya banyak opsi dengan taktik tiga bek andalannya. Formasi baru Tuchel di Chelsea itu sudah memberikan titel Liga Champions, Piala Super Eropa, dan start bagus di awal musim ini.

4. Manchester City

Kepergian Sergio Aguero tidak digantikan pemain lain, tetapi selama City masih dilatih Pep Guardiola mereka tidak akan minim variasi taktik. Gabriel Jesus satu-satunya penyerang sentral, tapi City punya banyak penyerang sayap lincah.

Raheem Sterling, Riyad Mahrez, Ferran Torres, Bernardo Silva, Phil Foden, hingga rekrutan anyar Jack Grealish semakin membuat lini serang The Citizens mengerikan. Kendati saat ini inkonsisten bermain, City masih bermain ofensif dengan Guardiola.

5. Real Madrid

Real Madrid merekrut David Alaba dan Eduardo Camavinga, tapi kehilangan dua bek senior Sergio Ramos dan Raphael Varane. Kendati demikian skuad Madrid tak jauh berbeda dan dilatih pelatih sarat pengalaman Carlo Ancelotti.

Hadirnya Camavinga justru memberikan kedalaman di lini tengah Madrid yang sudah memiliki Toni Kroos, Luka Modric, Casemiro, Isco, dan Fede Valverde. Kendati tak banyak rekrutan baru Madrid tetap menjaga kualitasnya.