BolaSkor.com - Bursa transfer musim dingin yang dibuka pada Januari biasanya tak banyak disorot karena tidak sesibuk di musim panas. Terlebih bagi klub-klub Eropa transfer Januari tak lebih dari sekedar bursa transfer untuk situasi mendesak.

Situasi mendesak itu maksudnya adalah saat klub harus merekrut pemain karena kebutuhan, seperti pemain-pemain cedera atau hengkang ke klub lain. Tak mudah merekrut pemain pada Januari sebab tidak mudah juga bagi mereka beradaptasi di tengah berjalannya musim.

Kendati demikian sejarah sudah mencatatkan adanya transfer dengan nominal besar terjadi sepanjang bursa transfer musim dingin. Bak perjudian, mereka bisa sukses dan punya dampak besar di klubnya atau tidak.

Baca Juga:

5 Pemain Murah yang Dapat Direkrut Man United pada Januari 2022

Depay dan Griezmann Dapat Muluskan Langkah Alvaro Morata Gabung Barcelona

Arsenal Disarankan Gantikan Aubameyang dengan Dominic Calvert-Lewin

Ferran Torres

Pada Januari 2022 ini saja sudah ada transfer dengan nominal 55 juta euro plus 10 juta atas nama Ferran Torres dari Manchester City ke Barcelona. Tapi dia tak masuk tujuh besar transfer termahal di lima liga top Eropa. Berikut tujuh transfer musim dingin termahal tersebut.

1. Philippe Coutinho (135 Juta Euro)

Masih memegang status transfer termahal pada banderol 135 juta euro pada Januari 2018. Kala itu Philippe Coutinho, yang sedang tampil bagus-bagusnya dengan Liverpool, dibeli Barcelona dan keinginannya untuk pergi membuat fans Liverpool kesal.

Fans Liverpool pun bisa jadi puas setelahnya, sebab Coutinho tergolong pemain gagal (flop) di Barca dan sempat dipinjamkan ke Bayern Munchen. Di Bayern Coutinho memenangi treble winners, tapi ia bukan pilihan utama di sana dan saat ini performa pemain berusia 29 tahun tak memuaskan di Barcelona.

2. Virgil van Dijk (84,7 Juta Euro)

Uang penjualan Coutinho dimanfaatkan baik Liverpool untuk memboyong Virgil van Dijk dari Southampton sebesar 84,7 juta euro. Van Dijk (30 tahun) langsung memperlihatkan peran besarnya di pertahanan Liverpool dan membantu klub memenangi titel Premier League dan Liga Champions. Jelas jadi pembelian terbaik di musim dingin.

3. Aymeric Laporte (65 Juta Euro)


Manchester City mengeluarkan hingga 65 juta euro untuk menebus klausul pembelian Aymeric Laporte dari Athletic Bilbao pada Januari 2018. Dia masuk kriteria bek ideal Pep Guardiola yang butuh bek berkaki kidal dan dapat membangun serangan dari belakang.

Selain berkontribusi membantu City memenangi titel liga, Laporte kini juga menambah seru persaingan di lini belakang bersama Ruben Dias, John Stones, dan Nathan Ake.

4. Christian Pulisic (64 Juta Euro)

Chelsea mengamankan servis pemain muda berbakat, Christian Pulisic dari Borussia Dortmund pada Januari 2019. Performa Pulisic (23 tahun) masih naik turun, tapi ia tetap dapat menorehkan 19 gol dari 93 laga dan dapat terus berkembang di bawah arahan Thomas Tuchel, eks pelatihnya di Dortmund.

5. Pierre-Emerick Aubameyang (63,8 Juta Euro)

Warisan terakhir Arsene Wenger di Arsenal. Aubameyang diboyong pada Januari 2018 dari Dortmund dan langsung memberikan dampak besar. Dia jadi sosok penting Arsenal yang berhasil memenangi Piala FA dan telah mencetak 92 gol dari 163 laga.

Sayang, saat ini masa depan pemain berusia 30 tahun tak menentu di Arsenal karena masalah indisipliner dan pencopotan ban kapten.

6. Bruno Fernandes (63 Juta Euro)

Pemain penting Man United pasca ditransfer dari Sporting Lisbon pada Januari 2020 sebesar 63 juta euro. Bruno Fernandes membantu United finish sebagai runner-up di musim perdana dan kini punya catatan 48 gol serta 35 assists dari 104 laga.

7. Diego Costa (60 Juta Euro)

Akibat ketidakinginan Antonio Conte menggunakan servis Diego Costa di Chelsea, penyerang berdarah Brasil berpaspor Spanyol itu kembali ke Atletico Madrid pada Januari 2018 dengan mahar 60 juta euro. Dahulu dikenal sebagai striker 'buas' karena kengototannya bertarung merebutkan bola, kini Costa membela Atletico Mineiro di Brasil.