BolaSkor.com - Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, menilai timnya terlalu tergesa-gesa saat menghadapi SPAL. Padahal, Rossoneri punya banyak peluang untuk unggul.

AC Milan bermain 2-2 ketika menghadapi SPAL. Milan sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu melalui Mattia Valoti (13') dan Sergio Floccari (30').

Milan baru bisa mencetak gol pertama pada menit ke-79 lewat tendangan Rafael Leao. Pada masa injury time, Rossoneri kembali mencetak gol setelah Francesco Vicari melakukan gol bunuh diri.

Baca Juga:

Oasis di Tengah Kekeringan AC Milan

AC Milan 2-0 AS Roma: Il Rossoneri Persulit Langkah Giallorossi Masuk Zona Liga Champions

Ante Rebic, Kisah Penuh Keraguan yang Berubah Menjadi Epik

AC Milan

Hasil tersebut merupakan kemunduran bagi AC Milan. Alasannya, mereka unggul jumlah pemain sejak menit ke-43. Selain itu, Milan mengkreasikan 39 peluang sepanjang laga (yang terbanyak sejak melawan Genoa pada November 2013).

"Kami tidak cukup tajam di depan gawang. Kami terburu-buru pada sepertiga akhir," ulas Pioli kepada Sky Sport.

"Itu adalah pendekatan yang tepat, namun kami bisa melakukan jauh lebih baik dari hal teknis dan presisi," tambahnya.

"Itu adalah langkah mundur dalam hal hasil karena kami ingin melanjutkan tren kemenangan. Namun, sayangnya kami kebobolan dan itu dari Floccari."

"Kemudian, ketika SPAL bermain dengan 10 orang, kami tergesa-gesa dan tidak menyadari memiliki waktu untuk membalikkan keadaan," sambungnya.

Kini, AC Milan menempati peringkat ketujuh klasemen sementara dengan raihan 43 poin. Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan terpaut dua angka dari Napoli yang baru melakoni laga ke-29 melawan Atalanta pada Jumat (3/7) dini hari WIB.