BolaSkor.com - Laju Liverpool tak terbendung di Premier League. Menjamu Southampton di pekan 25 Premier League di Anfield, Sabtu (01/02) malam WIB, The Reds mengamuk dengan kemenangan telak 4-0 dan kembali memunculkan angka-angka statistik yang menarik.

Empat gol Liverpool asuhan Jurgen Klopp di Anfield dicetak oleh Alex Oxlade-Chamberlain (47'), Jordan Henderson (60'), dan dua gol Mohamed Salah (71' dan 90'). Liverpool unggul segalanya dari jumlah penguasaan bola (62 persen) hingga jumlah sembilan tendangan tepat sasaran.

Liverpool kini berjarak 22 poin dari Manchester City di urutan dua klasemen yang belum memainkan pekan 25 Premier League kontra Tottenham Hotspur. Jarak 22 poin itu jadi yang terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris. Namun Jurgen Klopp kembali merendah.

Baca Juga:

Liverpool 4-0 Southampton: Mo Salah Gemilang, The Reds Jaga Kesempurnaan di Anfield

Liverpool Melewatkan Kesempatan Emas Rekrut Cristiano Ronaldo

Olimpiade 2020 dan Piala Afrika 2021, Dilema Besar Mohamed Salah di Liverpool

Jurgen Klopp

"Benar (jarak 22 poin). Dan lagi, mudah bagi saya untuk menggunakan laga ini sebagai deskripsi untuk situasi ini. Kami melawan tim yang sangat sulit dihadapi, mereka di sini bukan untuk menjadi bagian dari tim mana pun, mereka ingin menyakiti kami dengan normal - mereka ingin mengalahkan kami. Itu benar-benar normal," tutur Klopp di laman resmi Liverpool.

"Kami harus mengerahkan segalanya di lapangan untuk keluar dari pertandingan ini dengan poin atau tiga poin. Dan para pemain melakukan itu, syukurlah, dan itulah sebabnya kami berada di tempat kami berada. Tetapi kami tidak menganggap itu sebagai hal yang biasa, tidak sedetik pun."

Konsistensi Liverpool musim ini sangat fantastis dan mereka belum pernah kalah di Premier League dengan 24 kemenangan dan satu hasil imbang. Klopp mengakui belum pernah melihat tim sekonsisten Liverpool.

"Saya belum pernah melihatnya, jujur saja. Jika saya bertanya dari luar, saya akan mengajukan pertanyaan yang sama. Mungkin orang lain akan merasa berbeda, tetapi saya hanya bisa mengatakan itu tidak terasa (seperti itu)," tambah Klopp.

"Bukannya saya merasa lebih kuat dan lebih kuat dan lebih kuat setelah menang, tidak seperti itu. Itu hanya satu, perayaan besar - kadang-kadang lebih, kadang-kadang kurang - kemudian lega, puas, dan bermain lagi."

Catatan berupa angka-angka fantastis muncul setelah kemenangan itu. Liverpool, menurut Opta, telah memenangi tiap 20 laga liga terakhir mereka di Anfield. Itu menyamai catatan sejarah klub mereka yang diukir pada 1972 di bawah asuhan Bill Shankly pada medio Januari-Desember.

Tidak berhenti sampai di situ, Liverpool kini telah memenangi 16 laga beruntun di Premier League dan meraih 100 poin dari 102 poin yang tersedia sebelumnya (34 laga dan 33 kemenangan). Laju Liverpool tak dapat dibendung usai menjuarai titel Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antar Klub.