BolaSkor.com - Rotasi pemain yang dilakukan Antonio Conte dengan Tottenham Hotspur teruji berjalan dengan baik. Meski kalah 0-2 dari Sporting Lisbon di Liga Champions dan jadi kekalahan perdana Inter musim ini, mereka kembali ke laju kemenangan setelahnya.

Memainkan laga lanjutan Premier League lawan Leicester City di Tottenham Hotspur Stadium, Tottenham menang telak 6-2 dari gol Harry Kane, Eric Dier, Rodrigo Bentancur, dan hat-trick Son Heung-min yang diperkecil gol Youri Tielemans dan James Maddison.

Trigol Son itu membungkam kritikan dan keraguan darinya yang dinilai kesulitan bermain dengan gaya main yang diterapkan Conte. Tottenham punya poin sama dengan Manchester City dan saat ini berada dalam jalur perebutan titel Premier League.

Menilik CV dalam karier kepelatihan Conte, yang dipenuhi dengan raihan trofi liga bersama Juventus, Chelsea, dan Inter Milan, pelatih asal Italia itu juga ingin melakukan yang sama dengan Tottenham dan mengubah mentalitas tim. Conte menegaskan keinginannya membawa Tottenham ke level superior.

Baca Juga:

Telan Kekalahan Perdana, Tottenham Hotspur Dihantui Produk Akademi Klub

Meski Telah Disanksi FA, Perdebatan Thomas Tuchel dan Antonio Conte Terus Berlanjut

Habiskan 170 Juta Poundsterling, Tottenham Dinilai Conte Belum Selevel dengan Liverpool dan Man City

"Kisah saya berbicara dengan sangat jelas. Dalam setiap situasi tempat saya bekerja, pada akhirnya saya mengangkat trofi. Itu berarti mungkin visi saya, pekerjaan saya, ide saya tentang sepak bola harus mendapat pujian," terang Conte seperti dilansir dari Mirror.

"Saya pikir klub sangat senang dengan apa yang kami lakukan dengan para pemain, dengan staf dan yang pasti saya tidak ingin kompromi. Saya tidak menerima kompromi untuk siapa pun. Ini harus sangat jelas."

“Saya ingin membawa tim ini untuk memikirkan level superior, bukan untuk tetap berada di tengah. Bukan untuk bertahan di Tottenham karena, 'di sana saya memainkan setiap pertandingan, setiap pertandingan, setiap pertandingan'. Jika Anda berpikir seperti ini, Anda mungkin tidak akan memperjuangkan sesuatu yang penting menurut saya."

Conte juga menekankan, sekaligus memberikan pesan kepada timnya, ia akan melakukan rotasi pemain di tengah jadwal padat. Conte pun menegaskan berharap setiap pemain yang dipercayanya bermain tetap menjaga level bermain Tottenham.

"Kami baru saja memulai jalan ini dengan klub. Dengan adanya Richarlison di depan, dengan Harry, Sonny, Deki (Dejan Kulusevski) dan juga Lucas (Moura), lalu ada Bryan Gil yang prospeknya bagus dan masih muda, itu berarti situasinya memberi saya kemungkinan untuk dirotasi," imbuh Conte.

“Dalam empat pertandingan pertama Richy berada di bangku cadangan, kemudian tiga pertandingan dengan Deki di bangku cadangan, hari ini Sonny berada di bangku cadangan. Ketika kami mulai bermain setelah jeda internasional 12 pertandingan berturut-turut, saya pasti akan melakukan rotasi."

"Satu-satunya hal yang saya minta dari pemain saya adalah memberi saya kemungkinan dan tidak menurunkan level ketika kami melakukan rotasi ini. Kami selalu menginginkan tim yang kuat karena kami ingin berjuang untuk setiap kompetisi," tegas Conte.