BolaSkor.com - Tidak butuh waktu lama bagi Inter Milan mengumumkan pelatih baru usai memecat Luciano Spalletti. Dilansir dari laman resmi Inter, klub berjuluk Nerazzurri itu telah resmi mendatangkan Antonio Conte sebagai allenatore (pelatih) anyar.

"Saya yakin Antonio Conte salah satu pelatih terbaik di luar sana (Eropa). Saya yakin dia akan membantu kami mencapai target dan memenuhi misi kami, satu yang tetap sama: menjadikan klub ini jadi salah sati klub terbaik dunia lagi," tutur Presiden Inter, Steven Zhang.

Conte, 49 tahun, sebelumnya melatih Juventus (2011-2014), timnas Italia (2014-2016), dan Chelsea (2016-2018). Dalam kurun waktu melatih Juventus dan Chelsea, Conte selalu meraih trofi: tiga Scudetto, dua Piala Super Italia, satu Premier League, dan Piala FA.

Kedatangan Conte diharapkan bisa kembali menjadikan Inter sebagai tim petarung Scudetto - yang terakhir diraih pada 2010. La Beneamata terakhir meraih trofi juga terjadi pada 2010-2011 di ajang Coppa Italia.

Baca Juga:

Fans Juventus Minta Status Legenda Conte Dicopot Andai Gabung Inter Milan

3 Pemain Terdepak apabila Antonio Conte Latih Inter Milan

Konfirmasi Kepergian Luciano Spalletti, Antonio Conte Merapat ke Inter Milan

Antonio Conte

Selain itu, Conte, menurut Calciomercato, jadi pelatih dengan bayaran termahal di Italia sebesar 11 juta euro atau sekira Rp 175 miliar per tahunnya. Jumlah itu sudah melalui pendapatan Massimiliano Allegri di Juventus sebesar 7,5 juta euro atau sekira Rp 119 miliar.

Kedatangan Conte di Inter itu tidak disambut baik oleh fans tim rival, Juventus. Bahkan, sebagian besar fans menandatangani petisi agar bintang Conte yang ada di Allianz Stadium dicabut. Bintang itu menandakan sosok legenda bagi klub.

Conte, selain pernah melatih Juventus, juga pernah menjadi kapten dan legenda Bianconeri kala bermain di sana pada medio 1991-2004. Namun, pilihannya bergabung dengan Inter dinilai fans sangatlah tidak profesional.

"Pindah ke Inter bukanlah pilihan profesional. Pergi ke Inter berarti menginjak-injak martabat klub. Sejauh yang saya ketahui, bintang di stadion mewakili apa yang menjadi Juventino. Dengan pindah ke Inter, Conte tidak lagi mewakili semangat dan nilai Juventino yang telah diwujudkan pemain-pemain bintang lainnya," cetus fans Juventus di Football-Italia.

Giorgio Chiellini, kapten Juventus, juga pernah mengutarakan hal yang sama dan berharap mantan pelatihnya itu tidak sukses di Inter Milan.

Terlepas dari kekhawatiran Juventus dan fans akan potensi kebangkitan Inter di bawah asuhan Conte, sang pelatih juga seolah memanaskan hubungannya dengan fans Juventus melalui ucapannya berikut ini.

"Lembaran baru dalam hidup saya dimulai, saya benar-benar antusias. Melalui pekerjaan saya, saya akan coba membayar seluruh kepercayaan yang diberikan presiden dan direktur-direktur klub," ucap Conte.

"Saya telah memilih Inter karena klub ini sendiri, karena proyek yang terdengar punya dasar kuat dan ambisius, karena sejarah Inter. Saya terkagum dengan transparansi klub dan keinginan untuk mengembalikan kejayaan Inter."