BolaSkor.com - Mesut Ozil akhrinya meninggalkan Arsenal untuk bergabung ke Fenerbahce. Kepergian pemain berkebangsaan Turki itu dari Emirates Stadium menandai berakhirnya sebuah era.

Ozil memang pemain terakhir dari skuat musim 2013-2014 yang musim ini masih bertahan di Arsenal. Rekan-rekan setimnya sudah lebih dulu meninggalkan klub asal London Utara tersebut.

Skuat Arsenal musim 2013-2014 merupakan sisa racikan tangan dingin Arsene Wenger. Sejumlah pemain bernama besar juga bertengger di sana saat itu.

Baca Juga:

Arteta Bahagia Lihat Cara Arsenal Kalahkan Newcastle United

Mesut Ozil dan Fenerbahce: Pasangan yang Cocok?

Profil Ali Akman: Bintang Muda Turki yang Jadi Rebutan Raksasa Inggris

Tak sampai di situ, tim ini sukses mempersembahkan trofi Piala FA di akhir musim. Pada laga final, Arsenal mengalahkan Hull City dengan skor 3-2 lewat perpanjangan waktu.

Kemenangan ini sangat penting bagi Arsenal karena mengakhiri masa paceklik gelar mereka selama sembilan tahun lamanya. mereka juga sukses menyamai jumlah trofi Piala FA Manchester United.

Tujuh tahun berselang, sebelas pemain inti Arsenal di laga final Piala FA 2013-2014 telah menempuh jalan kehidupan yang berbeda-beda. BolaSkor.com mencoba merangkumnya yang dilansir dari The Sun seperti di bawah ini:

1. Lukasz Fabianski

Lukasz Fabianski diberi kepercayaan mengawal gawang Arsenal pada laga final Piala FA 2013-2014. Ia memenangi persaingan dengan Wojciech Szcz?sny.

Ironisnya, pertandingan tersebut juga merupakan kali terakhir Fabianski membela Arsenal. Kontraknya memang berakhir pada musim panas dan ia memilih hengkang ke Swansea City.

Fabianski saat ini masih berkarier di Premier League bersama tim London lainnya, West Ham United. Ia bahkan menjadi pilihan utama di tim asuhan David Moyes tersebut.


2. Bacary Sagna

Sama seperti Fabianski, Bacary Sagna juga meninggalkan Arsenal di akhir musim 2013-2014. Ia hengkang ke Manchester City secara gratis.

Saat ini Sagna berstatus tanpa klub. Club de Foot Montreal menjadi klub terakhir yang dibelanya sekitar satu tahun lalu.


3. Per Mertesacker

Per Mertesacker merupakan bek tengah andalan Arsenal pada musim 2013-2014. Ia terus bertahan hingga pensiun pada musim panas 2018.

Namun usai gantung sepatu, Mertesacker tetap mengabdi untuk Arsenal. Ia kini menjabat sebagai kepala akademi klub dan sempat menjadi asisten pelatih tim senior saat ditangani Freddie Ljungberg dalam waktu singkat akhir 2019 silam.


4. Laurent Koscielny

Laurent Koscielny merupakan duet sehati Mertesacker di jantung pertahanan Arsenal musim 2013-2014. Sayang keduanya gagal mencegah Hull City mencetak gol di laga final Piala FA.

Namun kesalahan itu ditebus Koscielny dengan sebuah gol yang memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu. Ia kemudian meninggalkan Arsenal jelang musim 2019-2020 digelar menuju Bordeaux.

Koscielny sempat membuat marah penggemar Arsenal setelah merobek seragam mantan klubnya saat diperkenalkan Bordeaux. Namun ia akhirnya meminta maaf setahun kemudian.


5. Kieran Gibbs

Kieran Gibbs mengisi pos bek kiri Arsenal di laga final Piala FA 2013-2014. Ia terus bertahan hingga musim panas 2017 yang menggenapi 10 tahun masa pengabdiannya di sana.

Gibbs kemudian pergi ke West Bromwich Albion. Ia masih menjadi bagian The Baggies hingga saat ini meski sejumlah pelatih datang silih berganti.


6. Mikel Arteta

Mikel Arteta merupakan kapten utama Arsenal pada musim 2013-2014. Ia juga salah satu pemain kunci di lini tengah.

Arteta memperkuat Arsenal hingga tahun 2016. Ia kemudian memilih pensiun usai menerima tawaran menjadi asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City.

Saat ini, Arteta telah kembali ke Arsenal sebagai manajer. Ia juga sudah berhasil mempersembahkan satu trofi Piala FA pada musim debutnya.


7. Aaron Ramsey

Aaron Ramsey merupakan pencetak gol kemenangan Arsenal pada final Piala FA 2013-2014. Ia membobol gawang Hull City di masa perpanjangan waktu untuk mengubah skor menjadi 3-2.

Ramsey baru meninggalkan Arsenal pada musim panas 2019 seiring dengan kontraknya yang berakhir. Ia kemudian pindah ke Juventus dan masih bertahan di sana sampai saat ini.


8. Santi Cazorla

Peran Santi Cazorla pada laga final Piala FA 2013-2014 tak kalah penting. Ia merupakan orang yang membangkitkan semangat Arsenal lewat golnya yang memperkecil kedudukan menjadi 1-2.

Berkat gol tersebut, Arsenal kembali bersemangat. Mereka pun akhirnya sukses menyamakan kedudukan hingga akhirnya membalikkan situasi di masa perpanjangan waktu.

Cazorla meninggalkan Arsenal pada 2018 usai mengalami cedera parah dua tahun sebelumnya. Ia secara ajaib mampu pulih dan akhirnya dikontrak Villarreal.

Saat ini, Cazorla sudah tak berkarier di Eropa. Ia memilih hijrah ke Qatar pada 2020 lalu untuk memperkuat Al Sadd yang dilatih Xavi Hernandez.


9. Mesut Ozil

Ozil merupakan alumni skuat Arsenal 2013-2014 yang bertahan paling lama. Namun ia mengakhiri perjalanannya dengan kurang baik.

Ozil sudah diasingkan dari skuat Arsenal sejak tahun lalu. Padahal manajer klubnya adalah Arteta yang pernah menjadi rekan duetnya di lini tengah.

Ozil sudah terbang ke Turki untuk menerima pinangan Fenerbahce. Ia sepakat mengakhiri kontraknya bersama Arsenal lebih cepat enam bulan dari kesepakatan awal.


10. Lukas Podolski

Lukas Podolski menjadi salah satu ujung tombak yang diturunkan Arsenal pada laga final Piala FA 2013-2014. Sayang, penyerang berkebangsaan Jerman itu tak mampu berbuat banyak.

Karier Podolski bersama Arsenal memang tak terlalu mulus. Setahun setelah meraih trofi Piala FA, ia memilih hengkang ke Galatasaray.

Saat ini, Podolski memperkuat klub Turki lainnya, Antalyaspor. Ia juga tengah menyiapkan masa pensiun dengan membangun sejumlah perusahaan bisnis.


11. Olivier Giroud

Olivier Giroud tampil sebagai ujung tombak Arsenal pada laga final Piala FA 2013-2014. Namun pemain berkebangsaan Prancis itu gagal mencetak gol.

Giroud membuat keputusan mengejutkan pada musim dingin 2018 saat memilih hengkang ke Chelsea. Hal itu sempat membuat marah penggemar Arsenal.

Apalagi Giroud menjadi mimpi buruk Arsenal saat melakoni final Liga Europa 2019. Ia menorehkan satu gol dan satu assist untuk membawa Chelsea menang 4-1.

Giroud saat ini masih memperkuat Chelsea. Masa depannya sempat menjadi tanda tanya seiring datangnya Timo Werner ke Stamford Bridge.