BolaSkor.com - Barcelona dikabarkan Sport sedang menimang-nimang keputusan terbaik soal transfer Neymar dan Lautaro Martinez. Barca harus memilih satu di antara dua pemain tersebut.

Barcelona menjadi satu di antara klub paling boros dalam beberapa tahun terakhir. Semua itu dilakukan untuk mengembalikan kejayaan El Barca di Eropa.

Dua di antara pemain yang menghabiskan banyak uang adalah Frenkie de Jong dan Antoine Griezmann. Kedua pemain itu membuat neraca keuangan Barcelona menjadi tidak seimbang.

Baca Juga:

Barcelona Berencana Datangkan Empat Pemain untuk Senangkan Lionel Messi

Kontrak di Barcelona Akan Habis, Ivan Rakitic Jadi Incaran Utama Atletico Madrid

Lionel Messi Dinilai Tak Lagi Fenomenal

Neymar

Manajemen Barca sadar perlu melakukan penghematan di bursa transfer. Jika tidak, bukan tak mungkin Barca akan menyusul Manchester City mendapatkan hukuman UEFA karena melanggar Financial Fair Play.

Pada sisi lain, Barcelona juga perlu memperkuat diri dengan memboyong pemain anyar. Satu di antara posisi yang menjadi sorotan adalah lini depan.

Barisan depan Barcelona mulai tumpul setelah Luis Suarez dan Ousmane Dembele cedera. Kini, Lionel Messi menanggung beban terlalu besar yakni sebagai kreator serangan dan juga pemain yang bertugas melakukan penyelesaian akhir.

Dua pemain yang terus dikaitkan dengan Barcelona adalah Neymar dan Lautaro Martinez. Sayangnya, Barca tidak punya kemampuan menggaet kedua pemain itu sekaligus. Oleh karena itu, Barca perlu memilih satu di antara mereka.

Neymar dan Lautaro punya kelebihan masing-masing. Pengalaman Neymar bermain di Barcelona tentu menjadi nilai lebih. Selain itu, pemain asal Brasil itu lebih matang dibandingkan Lautaro.

Meski demikian, Lautaro Martinez adalah pemain yang sangat cocok jika Barca ingin membangun tim di masa depan. Penggawa Inter Milan itu diprediksi punya masa depan yang cerah.

Dari sisi harga, Neymar akan lebih mahal. Sebab, Lautaro Martinez memiliki klausul rilis senilai 111 juta euro yang bisa diaktifkan oleh klub luar Italia.

Barcelona masih memiliki waktu untuk mencari keputusan terbaik. Apalagi, bursa transfer musim panas berpotensi akan diundur setelah penangguhan liga akibat virus corona.