BolaSkor.com - Bayern Munchen yang sedianya diungulkan lolos ke semifinal Liga Champions mengalami kejutan yang tak terduga. Raksasa Bavaria kalah dari tim kuda hitam dari Spanyol, Villarreal.

Pasca kalah 0-1 di leg pertama di El Madrigal, Bayern secara mengejutkan ditahan imbang 1-1 tim arahan Unai Emery hingga gagal lolos ke semifinal. Dalam situasi tersebut mudah untuk mengarahkan kambing hitam kepada sang pelatih, Julian Nagelsmann.

Nagelsmann (34 tahun) baru mulai melatih Bayern sejak musim panas 2021 menggantikan Hansi Flick, pendahulunya yang sukses mempersembahkan treble winners. Kesuksesan Flick itu secara tak langsung menjadi beban untuk Nagelsmann.

Tak ayal setelah kegagalan Bayern lolos ke Villarreal Nagelsmann dihujani kritikan. Tak hanya kritikan biasa, eks pelatih RB Leipzig bahkan mendapatkan ancaman kematian hingga pesan yang ditujukan kepada keluarganya.

Baca Juga:

Semifinal Liga Champions: Inggris Vs Spanyol

3 Alasan Villarreal Membuat Kejutan dengan Menembus Semifinal Liga Champions

Liverpool Jumpa Villarreal di Semifinal, Klopp Ungkap Satu Kekhawatiran

"Saya sadar bahwa saya harus menerima kritik dari mana-mana," kata Nagelsmann seperti dilansir dari Marca.

“Itu normal, itu bagian dari pekerjaan. Kritik (mantan CEO Bayern Karl-Heinz) Rummenigge, misalnya, adalah sesuatu yang bisa saya terima. Tapi saya tidak bisa melakukannya dengan 450 ancaman pembunuhan."

“Saya menerima ancaman pembunuhan setelah setiap pertandingan, tidak masalah jika kami menang atau kalah. Saya membaca baris pertama dan menghapusnya. Terkadang mereka juga menyertakan ibu saya, yang menurut saya berlebihan. Ancamannya lebih banyak ketika kami bermain dengan tiga bek."

“Ketika Anda tersingkir di dua dari tiga kompetisi, wajar jika pelatih dikritik. Saya menerimanya dan terus bekerja."

"Kami memiliki skuad yang telah bermain bersama untuk waktu yang lama. Di satu sisi, itu bagus karena para pemain saling mengenal, tetapi ketika Anda sudah sukses untuk waktu yang lama, ada saatnya Anda membutuhkan darah baru," terang Nagelsmann.