BolaSkor.com - Berkat kemenangan dari banding yang dilakukan Manchester City kepada CAS terkait sanksi UEFA karena pelanggaran FFP (Financial Fair Play), The Citizens bisa bermain di dua kompetisi Eropa selama dua tahun ke depan dan denda 10 juta euro.

Alhasil City besutan Pep Guardiola kini bisa sepenuhnya fokus menyelesaikan musim sebaik mungkin di Premier League plus Liga Champions melawan Real Madrid. Selain itu City juga bisa lebih leluasa bergerak di bursa transfer musim panas.

Usai gagal mempertahankan titel Premier League tiga kali beruntun dan kalah dari Liverpool, Man City membidik sejumlah nama untuk memperkuat tim. Dikutip dari Goal kedua nama yang dihubungkan dengan City adalah Ferran Torres (Valencia) dan Nathan Ake (Bournemouth).

Baca Juga:

Langkah Mengejutkan Manchester City di Bursa Transfer: Berusaha Gaet Alexis Sanchez

Dikalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Manchester City Juga Manusia

Manchester City Usik Rencana Barcelona Datangkan Lautaro Martinez

Nathan Ake

Ferran Torres berposisi sebagai penyerang sayap dan diincar untuk menggantikan Leroy Sane yang pergi ke Bayern Munchen. Sementara Ake bek tengah yang bisa jadi pelapis di lini belakang tim yang rapuh musim ini.

Ferran Torres

Kurangnya stok bek tengah Man City bisa dilihat ketika Aymeric Laporte cedera. Apalagi Nicolas Otamendi dan John Stones juga bermain inkonsisten hingga Guardiola memainkan Fernandinho yang notabene gelandang bertahan jadi bek tengah.

Pep Guardiola juga tidak menutup kemungkinan adanya kedatangan pemain baru di Man City musim depan. Akan tapi itu bergantung kepada situasi dan kondisi klub.

"Itu (pemain baru) tergantung pada para pemain yang akan kami miliki musim depan, itu tergantung pada kualitas masing-masing mengenai bagaimana kami beradaptasi dengan cara kita menyerang dan bertahan," tutur Guardiola.

“Pemain baru mungkin bisa datang atau mungkin tidak, itu tidak akan mengubah kesegaran tim sepenuhnya. Setiap orang harus segar - bukan hanya satu atau mungkin tidak satu atau dua atau tiga atau 10 atau (rekrutan baru) - kami semua harus menyegarkan pikiran dan tubuh dan keinginan untuk terus kompetitif di semua kompetisi."

"Jika Anda membawa delapan atau sembilan pemain, yang tidak mungkin, Anda banyak berubah, mentalitas atau kesegaran atau cara Anda ingin bermain. Tetapi saya pikir 80 persen atau 85 persen atau 90 persen tim akan sama sehingga tergantung pada orang-orang yang ada di sini," pungkas dia.