BolaSkor.com - Jude Bellingham diprediksi akan menjadi buruan utama klub-klub besar pada bursa transfer musim panas tahun depan. Hal ini membuat Borussia Dortmund selaku pemilik bereaksi.

Bellingham memang terus menunjukkan perkembangannya sebagai gelandang kelas dunia. Umur yang masih 19 tahun tidak menghalanginya untuk bersinar.

Bellingham kini tidak hanya dikenal sebagai gelandang yang tangguh. Namun produk akademi Birmingham City itu juga memiliki naluri gol tinggi usai membukukan sembilan gol dan tiga assist dari 22 laga sepanjang musim ini.

Baca Juga:

Liverpool Ganggu Rencana Madrid Rekrut Jude Bellingham

Liverpool Mulai Misi Datangkan Jude Bellingham

Pep Guardiola Ungkap Keistimewaan Jude Bellingham

Wajar jika kemudian klub seperti Real Madrid, Liverpool, Duo Manchester, hingga Chelsea ingin memakai jasa Bellingham. Mereka tak peduli meski harus mengeluarkan dana besar untuk mewujudkan transfer ini.

Dortmund selama ini dikenal sebagai klub yang sukses menjual bintangnya dengan harga tinggi. Namun klub Jerman itu juga dikenal tak ragu menolak semua tawaran jika merasa masih membutuhkan tenaga sang pemain.

Fakta tersebut membuat banyak pihak yakin Dortmund akan melakukan hal yang sama kepada Bellingham. Apalagi sang pemain masih terikat kontrak hingga 2025.

Namun sebuah sinyal positif diberikan Dortmund kepada para peminat Bellingham. Die Borussen sadar sulit bagi mereka untuk mempertahankan yang bersangkutan pada musim panas tahun depan.

“Saya pikir ketika Piala Dunia selesai, kita akan berdiskusi tentang apa yang dia inginkan. Itu akan dilakukan bersama dia dan orang tuanya serta penasihatnya," kata CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke kepada Bild.

“Kita tidak bisa berpura-pura bahwa topiknya tidak ada di atas meja. Jika klub yang benar-benar besar terlibat, maka kami tidak mampu membayar pertarungan finansial.”

Hal ini menjadi sinyal Dortmund untuk menjual Bellingham. Namun mereka tentu hanya menerima tawaran tertinggi.

Dortmund diyakini akan membanderol Bellingham dengan harga lebih dari 100 juta euro. Kini yang menentukan tampaknya hanya adu kekuatan finansial klub peminat.