BolaSkor.com - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, mengutarakan responsnya soal sanksi yang diberikan pemerintah Inggris untuk The Blues. Tuchel membenarkan jika dirinya ragu akan masa depan.

Upaya Roman Abramovich menjual Chelsea agar tidak terkena sanksi dari pemerintah Inggris gagal. The Blues tetap mendapatkan hukuman lantaran ikut terseret dalam pusaran perang Rusia melawan Ukraina. Latarnya adalah kedetakan Abramovich dengan Vladimir Putin.

Sanksi yang didapat cukup banyak. The Blues dilarang menjual tiket pertandingan dan suvenir. Selain itu, transfer jual beli dan perpanjangan kontrak juga tidak boleh. Sementara itu, penjualan Chelsea ditangguhkan hingga akhir Mei.

Baca Juga:

4 Klub Sepak Bola yang Dimiliki Pengusaha dari Rusia

Roman Abramovich Disanksi, Chelsea Dilarang Jual Tiket Pertandingan dan Merchandise

Pemain Chelsea Tak Siap Ditinggal Roman Abramovich

Berbicara sebelum laga melawan Norwich, Tuchel mengakui jika ia merasa khawatir. Namun, ia yakin para pemainnya akan tetap fokus pada pertandingan.

"Bohong jika mengatakan saya tidak ragu. Namun, saya juga punya banyak kepercayaan," papar Tuchel kepada BBC Match of the Day.

"Dalam keadaan sulit, kami meraih banyak hasil dan penampilan bagus. Sehingga, kami percaya pada mentalitas dan budaya dalam klub. Kami membiarkan diri hanya fokus pada sepak bola."

Kabar baiknya, Chelsea masih bisa melanjutkan sisa musim ini. The Blues pun sudah mengeluarkan pernyataan yang menegaskan akan terus berkomunikasi dengan pemerintah Inggris.

"Tidak sesulit yang dipikirkan beberapa orang. Kebisingan ada di sana dan tentu saja adalah tingkat gangguan lain. Namun, pertemuan tim dan jadwal pertandingan tetap sama," timpal pelatih asal Jerman itu.

"Akan tetapi, tentu saja subjeknya ada di sana. Pembicaraan sedang berlangsung, jadi ada gangguan. Kami tidak tahu seberapa besar dan tak bisa memengaruhinya."

Sementara itu, terkait laga kontra Norwich City, Chelsea meraih kemenanga 3-1. Tambahan poin sempurna membuat The Blues kukuh pada posisi ketiga klasemen sementara dengan 56 poin dari 27 pertandingan.