BolaSkor.com - Derby d'Italia tak pernah membosankan meski saat ini tak ada suporter di dalam stadion karena pandemi virus corona. Panasnya laga Juventus kontra Inter Milan terjadi juga di Coppa Italia.

Il Bianconeri menyingkirkan Inter di semifinal Coppa Italia usai bermain imbang tanpa gol di Allianz Stadium, Rabu (10/02) dini hari WIB. Juventus berhak lolos karena unggul agregat gol 2-1 dari leg pertama.

Antonio Conte menerima kekalahan itu sebagai konsekuensi dari dua gol Juventus yang tercipta di markas Inter pada leg pertama. Terpenting timnya telah mengerahkan segalanya untuk membalikkan agregat gol.

"Menurut saya, kami seharusnya mewujudkan peluang yang kami ciptakan dan itu disayangkan, karena setelah 180 menit kami melihat dua tim yang berjuang hingga akhir," kata Conte kepada Rai1.

Baca Juga:

Kalah dari Juventus, Conte Sindir Alexis Sanchez

Juventus 0-0 Inter: Unggul Agregat Gol, Bianconeri Melaju ke Final

Nostalgia - Ketika Inter Milan Memberikan Kado Ulang Tahun Menyakitkan untuk Juventus

"Kami membayar leg pertama, untuk beberapa hadiah yang kami berikan kepada mereka. Kami berusaha mencetak gol hingga akhir, karena dengan satu gol, mereka akan mendapat lebih banyak kesulitan."

"Saya minta maaf karena ini adalah pertandingan yang dimainkan dalam 180 menit. Hari ini kami mencoba dalam segala hal, dengan keinginan dan tekad."

"Kamu membuat kesalahan, kamu harus belajar dari kesalahan dan kemudian memulai kembali dan mencoba lagi," tambah Conte.

Akan tapi bukan hal itu yang menjadi sorotan melainkan gestur Conte dan ejekan yang dilontarkan Presiden Juventus, Andrea Agnelli selepas laga berakhir.

Andrea Agnelli diduga menyulut emosi Conte

Agnelli disinyalir mengumpat kepada Inter yang ditujukan kepada Conte dan Giuseppe Marotta, dua figur Inter yang pernah bekerja di Juventus. Bahkan Conte adalah legenda dan juga mantan kapten Juventus.

Conte meresponsnya dengan acungan jari tengah ke arah tribun VIP Juventus. Kedua momen itu diabadikan dalam video berdurasi singkat. Conte pun berbicara terbuka menilai Juventus seharusnya memperlihatkan respek dan jiwa fair play.

Acungan jari tengah Antonio Conte

"Menurut saya mereka harus lebih sopan. Mereka membutuhkan lebih banyak sportivitas dan rasa hormat kepada mereka yang bekerja," sindir Conte.

Momen itu jelas kian memperburuk hubungan Conte yang memiliki sejarah dengan Juventus, begitu juga klub kepada Conte karena acungan jari tengah tersebut.