BolaSkor.com - Bukan rahasia lagi kalau Erling Haaland sempat menjadi buruan Manchester United beberapa musim lalu. Namun kini penyerang berkebangsaan Norwegia itu mulai memperlihatkan benih-benih kebencian kepada Setan Merah.

Manchester United pernah serius mendekati Haaland saat masih ditangani Ole Gunnar Solskjaer. Kedua sosok tersebut memang punya hubungan baik karena pernah bekerja sama di Molde.

Momen itu terjadi pada musim dingin 2020. Haaland memang mulai menunjukkan naluri golnya yang tinggi di level senior meski baru berusia 19 tahun.

Baca Juga:

Erling Haaland Masih Berpeluang Pindah ke Real Madrid

Borussia Dortmund Dapatkan Pengganti Haaland

5 Pemain yang Sering Diincar Manchester United, tetapi Belum Juga Bergabung hingga Saat Ini

Namun alih-alih pindah ke Old Trafford, Haaland justru merapat ke Borussia Dortmund. Saat itu ia merasa pindah ke Jerman merupakan opsi terbaik untuk pengembangan kariernya.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Kualitas Haaland sebagai penyerang kian terasah dan koleksi 86 gol dari 89 penampilan menjadi buktinya.

Semasa memperkuat Dortmund, Haaland juga sempat dikaitkan lagi dengan Manchester United. Ia memang tak pernah menutup pintu untuk pindah ke sana.

Namun Haaland pada akhirnya justru mendarat di Manchester City. Keputusan ini membuatnya mengikuti rekam jejak sang ayah, Alf-Inge Haaland.

Erling Haaland dan keluarganya.

Setelah diresmikan sebagai rekrutan anyar Manchester City, Haaland terang-terangan mengungkapkan rasa bencinya kepada Manchester United. Ia mengaku sudah tidak sabar untuk melakoni laga derby.

"Saya tidak suka menyebut nama (klub) ini, tetapi (lawan yang paling ingin saya hadapi) adalah Manchester United," kata Haaland.

Pernyataan Haaland itu terbilang mengejutkan. Sebelumnya, ia tak pernah berbicara buruk tentang Manchester United.

Namun kebencian Haaland kepada Manchester United cukup masuk akal. Ini tentu ada hubungannya dengan insiden sang ayah dengan Roy Keane pada Derby Manchester, April 2001.

Dalam pertandingan tersebut, Haaland senior mengalami cedera lutut parah usai ditendang secara brutal oleh Roy Keane. Ada motif balas dendam dari aksi tersebut.

Namun cedera tersebut secara tak langsung menghancurkan karier Haaland senior. Ia bahkan dipaksa gantung sepatu dua tahun pasca insiden karena kondisi lututnya yang tetap bermasalah.

Saat insiden itu terjadi, Haaland belum genap berusia satu tahun. Namun ia pasti sudah mengetahui momen horor tersebut saat beranjak dewasa.

Derby Manchester edisi pertama musim 2022-2023 akan tersaji di Etihad Stadium pada 1 Oktober mendatang. Menarik melihat apa yang akan dilakukan Haaland pada duel panas tersebut.