BolaSkor.comFC Barcelona kembali menjauh dari kejaran Sevilla dalam perebutan titel LaLiga. Di pekan 15 yang berlangsung di markas Espanyol, Minggu (9/12) dini hari WIB, Barcelona memenangi Derby Catalan dengan skor telak 4-0.

Barcelona tetap di puncak klasemen dengan perolehan 31 poin, diikuti Sevilla dan Atletico Madrid yang sama-sama meraih 28 poin. Sementara Espanyol tetap di peringkat delapan dengan perolehan 21 poin.

Derby Catalan berlangsung di markas Espanyol. Tuan rumah turun dengan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan Hernan Perez, Borja Iglesias, dan Oscar Melendo di lini depan. Barca pun demikian. Ernesto Valverde mengandalkan trisula Lionel Messi, Ousmane Dembele, dan Luis Suarez di lini depan.

Selama bertahun-tahun terakhir, Derby Catalan tidak pernah berimbang karena kekuatan besar Barcelona ketimbang Espanyol. Fakta itu berlanjut sampai saat ini. Barca langsung mengambilalih inisiatif permainan sejak laga dimulai.

Baca Juga:

Pele Sebut Maradona, Beckenbauer dan Cruyff Lebih Hebat daripada Messi

Ernesto Valverde Nilai Ousmane Dembele Pemain Paling Spesial di Barcelona

Sebuah Enigma Bernama Ousmane Dembele

Espanyol sama sekali tak bisa membendung serangan bertubi-tubi Barcelona dan terkesan panik ketika bertahan karena tekanan (pressing) pemain Barca. Hasilnya bisa dilihat dari keunggulan telak 3-0 Barca di paruh pertama.

Lionel Messi mengawali ‘sihirnya’ dengan sepakan dari tendangan bebas yang berpresisi tinggi dan tidak dapat ditepis Diego Lopez, kiper Espanyol di menit 17. Lalu di menit 26, Dembele menggandakan keunggulan Barca.

Usai mencuri bola dari penguasaan pemain Espanyol, Dembele melakukan penetrasi ke area 16 meter lawan dan melepaskan tendangan yang tidak dapat diantisipasi Lopez.

Tidak berhenti sampai di situ, Dembele melanjutkan performa gemilangnya dengan assist brilian kepada Suarez di menit 45. Menyambut bola terobosan dari Dembele, Suarez mencetak gol dari sudut sempit di antara kaki Lopez. Barca unggul 3-0 di paruh pertama.

Di paruh kedua, Barca praktis hanya mengatur tempo bermain dan menjauhkan Espanyol dari bola dengan keunggulan 3-0. Rubi, pelatih Espanyol, sudah memasukkan Leo Baptistao dan Sergio Garcia. Namun, permainan Espanyol tidak banyak berubah.

Bukannya mencetak gol, Espanyol malah kembali kebobolan gol di menit 65. Lagi, Messi menunjukkan kejeniusannya dalam menempatkan bola dari tendangan bebas ke area yang diinginkanya. Dengan cara yang sama seperti gol pertamanya, Messi mencetak gol dari tendangan bebas. 4-0 Barca menjauh.

Malang bagi Espanyol. Mereka sedianya mencetak gol di menit 72 via gol Oscar Duarte ketika menyambut tendangan bebas Garcia. Tapi, VAR (Video Asisten Wasit) membatalkan gol itu karena melihat Duarte offside.

Lima menit tambahan waktu berakhir di penghujung laga. Tidak ada lagi gol yang tercipta di Cornella-El Prat. Barcelona menang 4-0 dan memperpanjang dominasi mereka atas rival sekota di Spanyol.

Susunan Pemain:

Espanyol (4-3-3): Diego Lopez; Javi Lopez, David Lopez, Oscar Duarte, Didac Vila; Victor Sanchez (c), Marc Roca, Sergi Darder (Esteban Granero 74’); Hernan Perez (Leo Baptistao 59’), Borja Iglesias, Oscar Melendo (Sergio Garcia 63’)

Pelatih: Rubi

Barcelona (4-3-3): Marc-Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Ivan Rakitic (Denis Suarez 82’), Sergio Busquets, Arturo Vidal; Lionel Messi (c), Luis Suarez (Munir El Haddadi 79’), Ousmane Dembele (Philippe Coutinho 68’)

Pelatih: Ernesto Valverde