BolaSkor.com - Saga transfer Kylian Mbappe berakhir antiklimaks pada musim panas ini. Sebuah fakta mengejutkan di balik kegagalan Real Madrid mendapatkannya baru saja terungkap.

Bukan rahasia lagi kalau Mbappe berniat meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) pada musim panas itu. Itu ditunjukkan dengan sikapnya yang menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Les Parisiens.

Dengan sisa kontrak satu tahun lagi, ini kesempatan terakhir PSG mendapat keuntungan. Real Madrid kemudian menjadi peminat tunggal Mbappe.

Baca Juga:

Presiden LaLiga: Real Madrid Bisa Gaet Haaland dan Mbappe Tahun Depan

Mbappe Harus Legawa jika Messi Cetak Banyak Gol di PSG

Kualitas dan Gaya Main Kylian Mbappe di Mata Ronaldo

Ander Herrera dan Kylian Mbappe

Mbappe memang sempat mengaku Madrid sebagai klub impiannya. Ia bahkan sempat dikabarkan sudah pindah ke Spanyol andai tidak ada pandemi virus corona.

Namun Madrid kesulitan memboyong Mbappe dari PSG. Krisis finansial membuat Los Blancos tak leluasa mengeluarkan dana transfer.

Madrid bahkan baru memberikan penawaran resmi kepada PSG hanya beberapa hari sebelum jendela transfer ditutup. Namun tawaran fantastis klub Florentino Perez itu ditolak mentah-mentah oleh raksasa Prancis tersebut.

PSG tampak cukup percaya diri bisa memperpanjang kontrak Mbappe. Padahal mereka terancam kehilangannya secara gratis pada akhir musim ini.

Menariknya, para pemain PSG sudah tahu Mbappe akan bertahan dua pekan sebelum bursa transfer ditutup. Hal itu diungkapkan oleh Ander Herrera.

“Saya memiliki intuisi bahwa dia (Mbappe) akan bertahan. Apa yang selalu diberitahukan kepada kami oleh klub adalah bahwa Mbappe bertahan," kata Herrera dilansir dari Mundo Deportivo.

"Saya bertanya kepadanya dua minggu sebelum jendela ditutup dan dia memberi tahu bahwa dia tetap di sini."

Informasi yang diberikan Herrera itu cukup mengejutkan. Keputusan Mbappe untuk bertahan berarti dibuat sebelum Madrid memberikan penawaran resmi kepada PSG.

Ini bisa menjadi tanda komunikasi antara kubu Madrid dan Mbappe tak berjalan dengan baik. Mungkin hal ini juga menjadi alasan kengototan PSG untuk mempertahankan salah satu bintangnya tersebut.