BolaSkor.com - El Clasico akan berlangsung di Estadio Alfredo Di Stefano, Minggu (11/04) pukul 02.00 dini hari WIB di pekan 30 LaLiga. Real Madrid akan menjamu Barcelona dan kedua tim tengah bertarung dalam perebutan titel LaLiga.

Keduanya terpaut dua poin di urutan dua (Barcelona) dan tiga klasemen (Madrid) di bawah Atletico Madrid yang mengoleksi 66 poin. El Clasico tetap dinanti karena gengsi besar dua raksasa di Spanyol, meski tanpa duel Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Ronaldo sudah pergi dari Madrid ke Juventus pada 2018 dan Messi masih bertahan di Barcelona. Kendati tanpa persaingan keduanya lagi di lapangan laga, El Clasico tetap El Clasico dengan perang bintang di antara kedua tim.

Baca Juga:

Panaskan Tensi Clasico, Ramos Sindir Eksistensi Lionel Messi di Barcelona

5 Alasan Barcelona Lebih Diunggulkan pada El Clasico Kali Ini

5 Kemenangan Mengesankan Barcelona di Kandang Real Madrid

Pertandingan nanti akan ditentukan oleh sejumlah faktor. Berikut faktor-faktor yang dapat menentukan hasil akhir Clasico dikutip BolaSkor.com dari Marca:

1. Momentum

Momentum Barcelona dan Real Madrid sedang bagus

Momentum kedua tim akan membuat El Clasico nanti semakin menarik. Madrid tak pernah kalah sejak akhir Januari lalu melawan Levante, sejak saat itu Madrid meraih 11 kemenangan dan dua hasil imbang.

Sementara kekalahan terakhir Barca terjadi di 16 besar Liga Champions melawan PSG (Paris Saint-Germain). Selepas laga itu Barca bangkit di bawah arahan Ronald Koeman dan Joan Laporta.

2. Kondisi Fisik

Dalam hal ini Barcelona diuntungkan karena punya waktu istirahat lebih banyak ketimbang Madrid. Barcelona tak lagi bermain di Liga Champions, sementara Madrid di tengah pekan ini bertanding melawan Liverpool (menang 3-1).

Meski kebugaran Barca lebih baik, namun dari segi kepercayaan diri dan momentum Madrid lebih 'panas' karena kemenangan atas Liverpool tersebut.

3. Pertahanan

Real Madrid tanpa Sergio Ramos, Dani Carvajal, dan Raphael Varane. Pertahanan mereka dilanda badai cedera tapi masih ada banyak pemain yang dapat menggantikannya, mereka tampil apik seperti Eder Militao, Nacho, dan Lucas Vazquez.

Sementara pertahanan Barcelona masih mengandalkan kepemimpinan Gerard Pique di lini belakang. Pasalnya lini belakang Barca memiliki kombinasi pemain muda seperti Ronald Araujo, Oscar Mingueza, dan Sergino Dest.

4. Lini Tengah

Pertarungan di area ini akan berlangsung sengit. Bukan masalah siapa yang akan mendominasi penguasaan bola, tapi lini tengah mana yang bisa memengaruhi pertandingan dengan kualitas dan pengalaman mereka.

Trio gelandang senior Madrid Casemiro, Toni Kroos, dan Luka Modric dengan chemistry yang lebih kuat akan diuji Sergio Busquets, Frenkie de Jong, dan Pedri.

5. Lini Depan

Lionel Messi dihadang Sergio Ramos

Barcelona tak punya penyerang sentral pendulang gol sejak Luis Suarez pergi, tetapi mereka punya Ousmane Dembele, Trincao, Antoine Griezmann, dan sang megabintang Lionel Messi. Nama yang disebut terakhir sudah cukup jadi ancaman pertahanan lawan.

Madrid cenderung mengandalkan performa Karim Benzema, striker yang tak hanya mencetak gol tapi juga berkontribusi dalam serangan tim. Benzema pemimpin penyerang-penyerang muda seperti Vinicius dan Rodrygo.

6. Kualitas Individu

Dalam pertandingan besar seyogyanya tidak hanya ditentukan keberuntungan dan taktik kedua pelatih, tetapi juga kualitas inividu yang dapat jadi pembeda. Barcelona sudah tentu memilikinya dalam diri Messi.

Lantas siapa pemain seperti Messi di Madrid? Tidak ada. Mereka lebih kolektif dalam bermain, tapi juga harus menyebut satu nama maka itu adalah Benzema. Pertahanan Barcelona harus mewaspadainya.