BolaSkor.com – Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos tidak mau bercerita banyak terkait dengan insiden yang terjadi sebelum laga leg kedua final Piala Indonesia menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (28/7).

Mantan asisten pelatih Luis Milla ini mengaku ini merupakan kejadian pertama selama berkarier dalam sepak bola. Namun, Julio Banuelos mengaku tidak mau mengingat kejadian yang terjadi di Makassar.

“Ini memang hal pertama yang saya rasakan selama saya berkarier dalam sepak bola. Tapi sekarang hal itu sudah terjadi, sekarang harus lupakan hal tersebut,” kata Julio Banuelos, di Lapangan Sutasoma, Halim Perdanakusuma, Senin (29/7).

Baca Juga:

Final Leg Kedua PSM Vs Persija Ditunda dengan Alasan Keamanan

Pernyataan Resmi PSM Makassar soal Penundaan Final Leg Kedua

Jelang pertandingan leg kedua final Piala Indonesia yang semula dijadwalkan Minggu (28/7), Persija jakarta mendapatkan teror yang cukup mengerikan dari okum suporter yang ada di Makassar, salah satunya ialah pelemparan batu ke bus Persija Jakarta.

Dalam kejadian pelemparan batu tersebut ada beberapa pemain Persija Jakarta yang mengalami luka. Pemain tersebut yakni Ryuji Utomo dan Marko Simic, sementara ofisial pemain Bento mengalami luka di bagian kepala.

Ketika ditanya trauma dengan kejadian tersebut, Julio Banuelos hanya mengatakan tidak mau membahas hal tersebut lagi. Karena menurutnya hal tersebut sudah terjadi ia ingin fokus ke pertandingan saja.

“Yang terjadi kemarin biarlah berlalu. Saya tidak mau membahasnya lagi. Sekarang fokus saya hanya tentang persiapan tim dan pertandingan terdekat. Itu saja,” Julio Banuelos menambahkan.