BolaSkor.com - Kebersamaan antara Ismed Sofyan dan Persija Jakarta berakhir pada musim ini. Kedua pihak bersepakat tidak melanjutkan kerja sama.

Momen perpisahan antara Ismed dan Persija berlangsung pada Sabtu (18/9) di Stadion Patriot Candrabhaga, yang bertepatan dengan laga pekan ke-10 Liga 1 2022/2023 kontra Madura United.

Puluhan ribu The Jakmania yang memadati Stadion Patriot menampilkan sejumlah koreografi serta banner tulisan dan poster yang ditujukan pada Ismed Sofyan.

Di akhir laga Persija Vs Madura United, Ismed juga menyampaikan salam perpisahannya yang kemudian diakhiri dengan mengelilingi setiap sudut Stadion Patriot untuk menyapa para suporter.

Meski tak lagi jadi bagian dari Persija, nama Ismed kadung melekat dengan Macan Kemayoran. Bergabung sejak musim 2002, Ismed tumbuh dari anak muda menjadi legenda.

Sosoknya begitu dicintai suporter dan dikagumi rekan-rekannya. Salah seorang sahabat Ismed di Persija, Bambang Pamungkas, punya kesan tersendiri terhadap pemain asal Aceh tersebut.

Tanpa ragu, Bambang menyebut bahwa Ismed adalah pemain yang paling mencintai Persija. Kecintaan itu dibuktikan Ismed dengan penampilannya yang selalu total di atas lapangan.

Baca Juga:

Thomas Doll Ungkap Penyebab Persija Batal Hadapi Borussia Dortmund

Perpisahan Ismed Sofyan dengan Persija, Thomas Doll: Dia Layak Disebut Legenda

Soal Wacana Jakmania ke Bandung, LIB Serahkan Keputusan kepada Panpel Persib

"Menurut saya, Ismed adalah pemain Persija yang paling mencintai Persija. Kita bisa lihat dari bagaimana dia tampil di lapangan saat berseragam Persija. Selalu all out, pantang menyerah, tidak mau kalah, bahkan tidak jarang hingga tersulut emosinya,” kata Bambang Pamungkas.

Totalitas Ismed Sofyan untuk Persija tidak hanya diakui oleh Bambang Pamungkas. Maman Abdurrahman, bek senior Persija, menyebut kalau Ismed adalah panutan bagi setiap pemain yang membela panji tim kebanggaan Ibu Kota.

"Bang Haji (Ismed) adalah sosok panutan di dalam dan luar lapangan. Dia adalan contoh baik bagi rekan dan para pemain muda,” ujar Maman.

"Dia baik di luar lapangan dan menunjukkan totalitas saat bertanding. Dia sosok yang tidak mau kalah. Jika kalah, Bang Haji bahkan sampai terbawa ke luar lapangan, seperti murung dan sebagainya. Hal itu menunjukkan bahwa dia adalah pejuang yang selalu ingin menampilkan permainan terbaik hingga meraih hasil positif,” tambahnya.

Sepanjang memperkuat Persija selama 20 tahun, Ismed Sofyan telah menorehkan sejumlah prestasi, di antaranya juara Piala Emas Bang Yos (2003), Piala Presiden (2018), dan Liga 1 (2018).

Pemain yang identik dengan nomor punggung 14 itu pun sempat mengantarkan Persija ke dua final dalam setahun, pada 2005. Ketika itu Macan Kemayoran tampil di partai puncak Liga Indonesia dan Copa Indonesia (sekarang Piala Indonesia), tapi harus mengakui keunggulan Persipura Jayapura dan Arema Malang.