BolaSkor.com - Arsenal adalah tempat yang spesial bagi kiper Polandia, Wojciech Szczesny. Di sana Szczesny menimba ilmu di akademi (2006-2009) sebelum dipromosikan Arsene Wenger ke tim utama pada 2009 dan bermain di klub hingga 2017.

Szczesny (30 tahun) sempat dipinjamkan ke Brentford dan AS Roma dalam kurun waktu tersebut. Di antara dua peminjaman itu masa-masanya bersama Roma secara tidak langsung mengakhiri kariernya dengan Gunners.

Satu pemicu akhir kariernya di Arsenal adalah: rokok. Bukan rahasia lagi jika Szczesny perokok berat dan Wenger juga mengetahuinya. Tapi ada satu aturan yang melarang pemain merokok di ruang ganti pemain dan Szczesny melanggarnya.

Baca Juga:

Tak Puas dengan Szczesny, Juventus Inginkan Gianluigi Donnarumma

Alasan Kiper Juventus Merasa Penjaga Gawang Terbaik di Dunia

Arsenal Buka Kembali Tempat Latihan meski Pandemi Virus Corona Belum Berakhir

Semua terjadi pada malam Tahun Baru 2015 pada laga melawan Southampton. Szczesny melakukan kesalahan yang menyebabkan dua gol Southampton dari Dusan Tadic dan Sadio Mane hingga Arsenal kalah 0-2.

Intensitas laga meningkat hingga fans sempat datang menghampiri Wenger untuk mengutarakan kekecewaan. Tekanan laga itu juga terlalu banyak memberikan tekanan kepada Szczesny hingga akhirnya ia tak kuasa menahan untuk tidak merokok di ruang ganti pemain.

Wojciech Szczesny memang suka merokok

"Waktu itu saya merokok secara teratur dan bos tahu betul itu," ungkap Szczesny kepada podcast Arsenal Nation.

"Dia hanya tidak ingin ada yang merokok di ruang ganti dan saya juga tahu itu."

"Karena emosi pertandingan, saya merokok setelah pertandingan ketika tim masih ada di dalam (ruang ganti pemain). Saya pergi di sudut kamar mandi, jadi itu di ujung ruang ganti dan tidak ada yang bisa melihat saya dan saya menyalakan satu (rokok)," terang dia.

"Seseorang melihat saya, itu bahkan bukan bos sendiri, dan baru saja melaporkannya kembali kepada bos. Saya melihatnya beberapa hari kemudian, dia (Wenger) bertanya kepada saya apakah itu benar dan saya berkata, 'Ya'. Dia mendenda saya. dan itulah akhirnya."

"Dia kemudian berkata, 'Lihat, Anda akan keluar dari tim sebentar,' tetapi tidak ada keributan besar atau konfrontasi besar. Saya sangat profesional dalam hal itu."

Entah karena rokok atau memang keputusan Wenger karena performanya menurun, Szczesny hanya tampil lima kali setelahnya di Arsenal sebelum dipinjamkan ke Roma. Performa bagus David Ospina semakin menyulitkannya tampil reguler lagi.

"Saya sepenuhnya berharap untuk kembali ke tim beberapa minggu kemudian, tetapi kami memiliki performa yang baik dan David Ospina, yang datang menjaga gawang, bermain sangat baik untuk beberapa pertandingan itu. Dia tetap bermain," imbuh Szczesny.

"Itu berarti saya menunggu dan mencoba untuk mendapatkan tempat saya kembali di tim, atau mencoba meyakinkannya bahwa saya masih penjaga gawang terbaik di klub dengan dipinjamkan. Kedengarannya aneh tapi kadang-kadang itu cara terbaik untuk melakukannya."

Pada akhirnya Szczesny tak punya kans unjuk gigi ke Wenger dan ia pindah ke Juventus pada 2017. Seolah sudah ditakdirkan ke Turin, Szczesny menjadi kiper nomor satu klub menggantikan kiper legendaris Gianluigi Buffon.