BolaSkor.com - Lolos atau tidaknya Barcelona ke-16 besar Liga Champions masih berada di tangan mereka sendiri. Blaugrana gagal mengamankan tiket ke fase gugur kala memainkan laga kelima grup E Liga Champions kontra Benfica di Camp Nou, Rabu (24/11) dini hari WIB.

Pada laga kedua Xavi sebagai pelatih Barca laga berakhir imbang tanpa gol. Barca menguasai penguasaan bola 66 persen dengan melepaskan 14 tendangan, tiga tendangan tepat sasaran, tapi tak mampu mencetak gol.

Alhasil kepastian Barca lolos atau tidak ke-16 besar nanti akan ditentukan di markas pemuncak klasemen grup E, Bayern Munchen. Barca harus memenangi laga itu untuk lolos, atau jikalaupun kalah atau imbang, Barca bisa lolos jika Benfica gagal mengalahkan Dynamo Kiev.

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: Chelsea Hancurkan Juventus, Man United Bangkit

Ditahan Imbang Benfica, Barcelona Terpaksa Lakoni Duel Hidup Mati

Lionel Messi Ramal Masa Depan Barcelona Asuhan Xavi

Xavi

"Realistis untuk berpikir kami dapat memenangi laga tandang di markas Bayern. Kami harus menunjukkan karakter dan kemampuan kami, ini kesempatan terakhir kami untuk lolos kualifikasi," ucap Xavi di laman resmi UEFA.

"Benfica datang untuk mengincar hasil imbang tanpa gol. Mereka tahu cara memainkannya dan itulah alasan besar kami tak mencetak gol. Kunci pentingnya adalah kami menciptakan peluang. Hanya masalah waktu sebelum peluang-peluang itu berbuah gol."

Benfica Gagal Singkirkan Barcelona

Barcelona menguasai penguasaan bola dan menciptakan peluang, tapi uniknya dari tujuh percobaan tendangan Benfica, satu di antaranya nyaris mengirim Barcelona ke Liga Europa dan itu terjadi jelang laga bubar.

Masuk sebagai pemain pengganti, Haris Seferovic menyerang dari serangan balik dan sudah melewati Marc-Andre ter Stegen, tinggal menceploskan bola ke gawang Barca. Tapi yang terjadi bola gagal masuk dan melebar tipis di samping gawang.

Kegagalan Haris Seferovic cetak gol krusial ke gawang Barcelona

"Dalam 30 tahun melatih saya tak pernah melihat sesuatu seperti ini (gagal mencetak gol), tapi itu terjadi kepada saya dan juga Benfica," ucap pelatih Benfica, Jorge Jesus.

"Tim menciptakan peluang, kami pergi dengan hasil yang membuat kami bermimpi (maju), itu tidak tergantung pada kami."

“Kami memiliki peluang ketika hanya ada satu pertandingan tersisa. Kami bercampur dengan Barcelona, tim yang bertujuan untuk memenangkan Liga Champions. Ini hanya bisa membuat kami bangga kepada para penggemar karena tim berperilaku seperti tim hebat di sini."

Dibanding Barcelona, kans lolos Benfica ke-16 besar lebih besar melawan Kiev yang berada di dasar klasemen dan tak punya target khusus. Meski Bayern sudah lolos, mereka tetap tim yang sulit ditaklukkan dan tidak akan menargetkan hasil imbang melawan rival di Allianz Arena.