BolaSkor.com - Kapten timnas Spanyol, Sergio Ramos, memecahkan rekor ketika memimpin timnya bertanding dalam lanjutan laga grup Kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Norwegia. Ramos melalui rekor jumlah penampilan Iker Casillas di La Furia Roja.

Bermain di Ullevaal Stadion, markas Norwegia, Minggu (13/10) dalam pekan tujuh Kualifikasi Piala Eropa 2020, Spanyol harus puas bermain imbang 1-1 setelah sempat memimpin dari gol Saul Niguez di menit 47. Norwegia menyamakannya di menit 90+4 via gol penalti Joshua King.

Hasil tersebut tidak mengubah posisi klasemen Spanyol di grup F. Spanyol meraih 19 poin, diikuti Swedia (14 poin), Rumania (13 poin), Norwegia (10 poin), Malta (tiga poin), dan Kepulauan Faroe (tanpa poin).

Pada laga berikutnya Spanyol akan melawan Swedia di Friends Arena, Rabu (16/10) pukul 01.45 dini hari WIB.

Baca Juga:

Rekor Kemenangan dan Angka Gol Fantastis Sergio Ramos Bersama Timnas Spanyol

Sergio Ramos Tak Jamin Gantung Sepatu di Real Madrid

Capai Caps ke-167, Sergio Ramos Samai Rekor Penampilan Terbanyak di Spanyol Milik Casillas

Sergio Ramos

Kala melawan Norwegia, Robert Moreno, pelatih timnas Spanyol, memainkan Ramos sejak awal laga. Menilik data dari @Gol, laga itu jadi caps ke-168 Ramos dan mantan bek Sevilla kini dinahbiskan sebagai penampil terbanyak di timnas Spanyol, melewati Casillas (167 caps).

"Segala hal (pencapaian) personal itu jadi urusan kedua. Saya akan dengan senang hati menukar caps ke-168 ini untuk sebuah kemenangan. Bukan itu masalahnya," ucap Ramos selepas laga, dilansir dari BBC Sport.

"Kendati demikian rekor adalah hadiah yang hebat setelah bertahun-tahun (membela timnas) dan ini sumber utama dari kebanggaan besar. Saya emosional tiap kali mengenakan jersey ini. Ini tidak akan berubah dan saya harap dapat terus melakukannya selama bertahun-tahun ke depan," harapnya.

Ramos, 33 tahun, telah memperkuat Spanyol sejak tahun 2005. Ramos juga merasakan era kejayaan Spanyol ketika mereka meraih satu titel Piala Dunia (2010) dan dua Piala Eropa (2008 dan 2012). Peraih empat titel Liga Champions itu juga masih bisa menetapkan standar tinggi karena ia masih jadi andalan di lini belakang Spanyol.